Cita Cita Kecil Saya

ALHAMDULILLAH. Cita cita saya menghajikan ibu terkabul juga. Hari ini, ibu pulang dari tanah suci dengan keadaan sehat bahagia. Jauh di sana di selatan Sumatera.

Di usianya yang hampir 65 tahun itu, ibu yang sudah menjanda sejak saya kelas satu SMA (tahun 2001), tampak selalu sehat ceria. Ia terlalu tampak bugar jika dibandingkan rekan seusianya.

Demikian Hindun. Ibu yang saya cintai genap menunaikan rukun Islam ke lima.

Mari, siapapun kita, ayo bahagiakan orang tua di rumah. 🙂

Semuanya Berkat Ngeblog

TELAT. Saya tahu postingan saya kali ini telat banget. Telat dari jadwal publikasi yang seharusnya di 27 Oktober bulan lalu.  Telat dari hingar bingar #berkatngeblog yang ramai dibincangkan di lini masa kala itu. Well, namanya juga blogger, update adalah sesuatu yang langka saat ini. :p

Anyway, dalam rangka hari blogger nasional ini nggak banyak yang dapat saya bagi, kecuali jutaan pengalaman serta ribuan kenangan manis yang pelan pelan tereja dari setiap karakter yang saya publikasikan lewat media ini.

Buat saya ngeblog adalah satu satu pintu gerbang yang membentangkan cakrawala kehidupan. Ngeblog membuat saya jadi mengenal banyak orang, mencoba banyak hal, dan mendapatkan sesuatu yang tak bernilai. Tak berhingga.

Mulai dari kenal dengan komunitas Cah Andong (CA), Wong Kito (WK), serta Kopdar Jakarta. Belum lagi, ngeblog juga membuat saya mengenal banyak komunitas yang berjejalan di social media lainnya, seperti Fiksimini, Resepmini, komunitas android, foursquare, kaskus, wah macem macem deh.

Dan, ngeblog juga nggak hanya sekedar menulis. Ngeblog nggak hanya sekedar menumpahkan isi hati. Ngeblog nggak hanya sekedar tempat berbagi. Tapi ngeblog membuat segala macam bentuk kesempatan datang menghampiri. Continue reading

Batik, the Never Ending Story

JADI weekend lalu, Sudirman padat merayap. Senayan menyemut sementara jalanan pecah lantaran air langit tumpah ruah.  Yak, hari peringatan sumpah pemuda itu dipenuhi dengan ratusan pendemo di depan gedung yg lebih mirip pantat itu (baca: gedung dewan).

Namun, yang namanya juga tinggal di ibukota, cuaca buruk dan macet bukanlah hal baru. No drama at all, otherwise, all the interesting things will be gone, termasuk event bangga batik yang diselenggarain BCA ini.

Jeng jeng jeng…

Intinya, sebagai bagian dari bentuk dukungan BCA terhadap pelestarian batik sebagai warisan dunia, Jumat lalu BCA meluncurkan BCA Card Platinum. Desain batik yang dibenamkan pada kartu ini ternyata merupakan desain murni dari salah satu fashion legend tanah air, Iwan Tirta. Continue reading