Posted in Diary, Press

Untukmu Guruku

BAK-XL_Untukmu-Guru-_Banner_795x443-px(Mei-Juli)DULU saya ingat benar bagaimana saat mengadakan survey ke salahsatu desa di Cisarua, Purwakarta Jawa Barat. Bersama dua relawan Gerakan Indonesia Berkibar, kami  lainnya, kami menempuh waktu kurang lebih dua jam dari Jakarta. Kunjungan ini adalah bentuk survey yang kami lakukan untuk menjawab laporan dari salahseorang simpatisan Gerakan Indonesia Berkibar tentang kondisi sebuah sekolah yang memperihatinkan.

Singkat cerita, perjalanan memakan kurang lebih 2 jam. Sekira pukul 13.00 WIB kami menuju SDN 03 Cisarua. Setelah menggunakan mobil selama 15 menit melalui jalan yang cukup ekstrim kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu boat hingga akhirnya tiba di SDN 03 Cisarua. Yang membuat saya terenyuh adalah fakta bahwa terdapat 3 guru yang dengan setia mengabdi mengajar anak-anak dengan kondisi seadanya. Pak Hendra, Ibu Ema dan Ibu Winie adalah guru-guru yang terus setia mengajar meskipun gajinya kurang dari Rp 200,000 sebulan.  Continue reading “Untukmu Guruku”

Advertisements