Posted in Diary, Komunikasi, Press

Social Media and Aggressive Behavior: Case Study Analysis on Cyberbullying Among Adolescents

Bullying on the InternetRecently, a Canadian online newspaper reported that two brothers have been jailed for 16 months due to the cyberbullying and sexual exploitation of a 14-year old girl[1]. The cyberbullying had a great impact on the girl over a long period of time. After being victimized for 10 months, the girl still feels frightened and demonstrates symptoms of extreme anxiety. Additionally, last year, two American girls were arrested in relation to the death of a 12-year-old girl who committed suicide after being bullied online for months[2]. Those two girls allegedly sent the victim messages on Facebook calling her ugly.

The two cases above are examples of cyberbullying among adolescents. Cyberbullying has been shown to be a serious concern due to the mental distress and psychological harm it causes (Strasburger et al., 2013). As the concern also relates to social media use among adolescents, it is debatable if social media contribute to bullying behavior among adolescents. Bullying itself is defined as aggressive behavior that is intended to repeatedly hurt an individual who cannot defend her/himself both in physical or non-physical forms (Olweus, 2012).

However, social media enthusiasts who perceive social media as a new tool believe that social media benefit adolescents. They argue that bullying behavior among adolescents has nothing to do with social media. Studies conducted by Valkenburg et al (2006) and Smith et al (2008) found that the use of social media among adolescents positively correlates with self-esteem. Adolescents who have positive face-to-face relationships view interaction in social media as a reflection of the offline relationships and use social media as an additional venue to communicate. Therefore one should be wary of drawing the conclusion that social media contribute to bullying behavior among adolescents. Continue reading “Social Media and Aggressive Behavior: Case Study Analysis on Cyberbullying Among Adolescents”

Posted in Ads, Netherland, Press

Tanya Jawab tentang LPDP

IMG_547974863113442Info ini saya dapat hasil dari beberapa teman awardee. Monggo semoga bermanfaat.
Salam dari Amsterdam! 😀
– Apa sih sebenarnya LPDP itu?
LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) itu adalah lembaga yang mengelola beasiswa dibawah Kementerian Keuangan, Pendidikan & Agama RI.
– Ada apa aja jenis beasiswanya?
1. Beasiswa Magister Doktor: Ini yang paling umum buat ngelanjutin S2 atau S3 kita. Universitas yang dituju harus masuk ke dalam QS atau Times Higher Education Top 250 World University Rangkings.
2. Beasiswa Presidensial RI: Khusus buat Top 50 World University, bisa pilih opsi ini. Tahap seleksinya lebih panjang tapi dapat uang yang lebih banyak dan emang disiapin buat jadi pemimpin generasi Indonesia di tahun 2045.
3. Beasiswa Afirmasi: Khusus untuk mahasiswa yang tinggal di daerah terpencil atau yang berprestasi mengharumkan nama Indonesia.
4. Beasiswa Tesis & Disertasi
5. Beasiswa Dokter Spesialis
– List universitas yang boleh dituju dengan LPDP apa aja ya?
Untuk Beasiswa Magister Doktor, bisa lihat di http://www.lpdp.depkeu.go.id/beasiswa/daftar-perguruan-tinggi-tujuan/
– Kalau universitas tujuan gak ada di list gimana ya?
Coba aja hubungin langsung pihak LPDP nya lewat telefon/email. Di angkatan saya buktinya ada kok yang ke Stavanger lewat LPDP walaupun kampusnya sendiri gak kedaftar di list sebelumnya.
– Tahapan seleksinya apa aja ya?
Buat Beasiswa Magister Doktor ada 3 tahap: Seleksi administrasi, Wawancara & Leadership Group Discussion (LGD).

Continue reading “Tanya Jawab tentang LPDP”

Posted in Diary, Press

Untukmu Guruku

BAK-XL_Untukmu-Guru-_Banner_795x443-px(Mei-Juli)DULU saya ingat benar bagaimana saat mengadakan survey ke salahsatu desa di Cisarua, Purwakarta Jawa Barat. Bersama dua relawan Gerakan Indonesia Berkibar, kami  lainnya, kami menempuh waktu kurang lebih dua jam dari Jakarta. Kunjungan ini adalah bentuk survey yang kami lakukan untuk menjawab laporan dari salahseorang simpatisan Gerakan Indonesia Berkibar tentang kondisi sebuah sekolah yang memperihatinkan.

Singkat cerita, perjalanan memakan kurang lebih 2 jam. Sekira pukul 13.00 WIB kami menuju SDN 03 Cisarua. Setelah menggunakan mobil selama 15 menit melalui jalan yang cukup ekstrim kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu boat hingga akhirnya tiba di SDN 03 Cisarua. Yang membuat saya terenyuh adalah fakta bahwa terdapat 3 guru yang dengan setia mengabdi mengajar anak-anak dengan kondisi seadanya. Pak Hendra, Ibu Ema dan Ibu Winie adalah guru-guru yang terus setia mengajar meskipun gajinya kurang dari Rp 200,000 sebulan.  Continue reading “Untukmu Guruku”

Posted in Diary, Press, Umum

Lagi, Artikel tentang Sampoerna

Screen Shot 2014-05-21 at 12.39.54 PMSORE itu notif Facebook yang masuk begitu kencang. Perkara pinjaman pendidikan Sampoerna yang tahun lalu sempat saya posting di sini ternyata kembali berulang. Namun kali ini sedikit berbeda, jika tahun lalu isu yang marak menyoal Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), artikel yang menyebar di online forum Kaskus kali ini mencoba menguliti USBI (Universitas Siswa Bangsa Internasional) yang baru diresmikan oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF) tengah tahun lalu.

Hal ini menarik mengingat tulisan yang mulanya dimuat di kompasiana tersebut memiliki kemiripan dengan artikel tentang ASBI tahun lalu, tentunya dengan identitas yang berbeda. Parahnya, sebagian komentar yang lalu lalang di hot thread tersebut sangat destruktif. Terlebih beberapa komentar bernada negatif yang muncul tidak diimbangi dengan logika berpikir yang sehat. Continue reading “Lagi, Artikel tentang Sampoerna”

Posted in Ads, Press, Umum

Kompetisi Blog USBI: Are You The Future Leaders?

USBI blog competition

TIDAK terasa 2 bulan lebih saya tinggal di Belanda. Dan sepertinya baru kemarin saya kerja dan mampir ke kampus Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) yang berlokasi di Mulia Business Park, Pancoran itu. Mulai dari meeting urusan digital, event, hingga kumpul komunitas di kampus yang didirikan oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF) pada pertengahan tahun lalu itu.

Sebagai sebuah kampus internasional, USBI menjadi satu-satunya universitas yang menawarkan American Degree dengan biaya pendidikan yang tidak jauh berbeda dengan kampus-kampus swasta unggulan yang ada di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, melalui The American Indonesian Mobility Study (AIMS) program, lulusan USBI akan disematkan dengan 3 degree sekaligus, yakni: US-accredited associate degree, bachelor degree dari kampus Amerika, dan juga bachelor degree dari USBI sendiri.

Continue reading “Kompetisi Blog USBI: Are You The Future Leaders?”

Posted in Diary, Press

Pinjaman Dana Pendidikan Sampoerna Academy

SADUA minggu belakangan tulisan berjudul “Jebakan Bantuan Pendidikan Sampoerna Academy” yang dimuat di artikel Kompasiana kerap mewarnai timeline twitter saya. Mengetahui saya bekerja di lembaga yang mengelola sekolah berstandar internasional setingkat SMA itu, serta-merta teman-teman saya memenuhi tab mention di linimasa. Alih-alih kecewa, saya justru bahagia mengingat banyaknya teman yang merespon (dengan berbagai intonasi). Setidaknya ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kualitas pendidikan bangsa, bukan?

Menanggapi isu ini, Putera Sampoerna Foundation (PSF) justru mencoba menyelesaikan masalah ini secara pribadi langsung ke penulis yang bersangkutan. Namun gayung pun tak bersambut. Penulis artikel tersebut tidak merespon private message yang dilayangkan PSF ke inbox akun Kompasiana miliknya. Terlepas dari terminologi “jebakan” yang dimaksud, saya sebagai bagian dari institusi besar ini sedikit ingin mengupas tentang filosofi skema program bantuan pendidikan Sampoerna Academy.

Continue reading “Pinjaman Dana Pendidikan Sampoerna Academy”

Posted in Press, Umum

Peduli Kanker, untuk Hidup yang Lebih Baik

kanker anakKANKER adalah kosa kata yang tidak asing dalam kehidupan pribadi saya. Kakak perempuan pertama saya meninggal di usia 30an setelah sekian lama mengidap penyakit kanker payudara. Saking menakutkannya kosa kata ini, saya kemudian mencari tahu apa sih sebetulnya kanker dan mengapa penyakit tersebut dapat hinggap di banyak orang? Berdasarkan situ CancerHelps saya temukan bahwa penyakit kanker ini disebabkan oleh beberapa faktor, yakni: faktor keturunan, lingkungan, makanan yang mengandung bahan kimia, virus, infeksi, faktor perilaku,  gangguan keseimbangan hormonal, faktor kejiwaan, emosional, dan faktor radikal bebas. Wuihh.. banyak banget ya pemirsa! Dan sesungguhnya kesemua faktor tersebut sangat “dekat” dengan kehidupan kita sehari hari. Siapapun tidak dapat dapat terhindar dari resikonya. Besar atau kecil resiko tersebut,  tergantung dari apa yang kita lakukan saat ini dan nanti.

Maka barangkali anekdot “mencegah lebih baik dari pada mengobati” menjadi salah satu obat mujarab dalam menangkal segala penyakit. Berbicara kanker misalnya, edukasi sedini mungkin dapat kita lakukan tidak hanya kepada orang dewasa melainkan juga terhadap anak-anak. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa setiap tahunnya penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Dan empat persen dari jumlah tersebut di antaranya (sekitar 250 penderita) adalah anak-anak. Bagaimana di Indonesia? Setidaknya 150 orang dari satu juta penderita kanker adalah anak-anak dan bahkan diperkirakan setiap tahunnya telah ditemukan 4.100 kasus baru kanker pada anak di Indonesia (source Liputan6.com).

Lalu mblo, apa sih yang dapat kita lakukan untuk meringankan beban anak-anak tersebut? BANYAK! Continue reading “Peduli Kanker, untuk Hidup yang Lebih Baik”

Posted in Ads, Diary, Event, Press, Resensi, Umum

Mandiri Karnaval di Teriknya Jakarta

MINGGU lalu merupakan pekan yang cukup hectic di Jakarta. Berbagai acara berderet di daftar agenda. Pameran lah, konser musiklah, undangan gathering ini itu lah… Lariiiiiiiiiiiis manis! Termasuk acara Mandiri Karnaval yang diadakan di parkir timur Senayan. Yang bikin semangat ke acara perayaan ultah Bank Mandiri ke-14 ini sebetulnya selain acaranya yang menarik, juga karena berniat kopdar dengan teman-teman blogger Kopdar Jakarta  tercinta =D

Tepat pukul 11.30 siang saya pun tiba di lokasi. Kebayang dong teriknya ibu kota di jam segitu. Apalagi parkir timur senayan terbuka dengan luasnya… puanase puoool! Namun demikian teriknya Minggu siang tidak mengurunkan niat saya ke sana. Terlebih buktinya, ratusan orang menyemut di pelataran parkir di salah satu stadion terbesar itu. Continue reading “Mandiri Karnaval di Teriknya Jakarta”

Posted in Diary, Press

Menang di Gebyar Tahapan BCA

TUNGGU dulu. Tarik napas… perlahan, pastikan tak ada logam berat yang kiranya akan melayang ke depan monitor Anda. Karena saya khawatir setelah kamu membaca judul postingan ini, jiwa kamu terbakar, emosi kamu panas tak karuan, hingga setiap orang di depan rasanya ingin begitu saja dipanggang. #iya #ini #lebay

Satu satunya saya melakukan tindak preventif di atas adalah untuk menghindari cercaan teman-teman yang mendapati saya sering menang atau beruntung mendapatkan hadiah hadiah gratisan. Mulai dari liburan gratis ke luar negeri, hadiah berbagai gadget canggih,  hingga terakhir saya  dapat emas 10 gram dari salah satu es krim yang lagi hits itu! #pamer #ditoyor Continue reading “Menang di Gebyar Tahapan BCA”

Posted in Diary, Event, Komunikasi, Press, Resensi, Teknologi

AndroidNation: Pengalaman Total bagi Penikmat Hidangan Penutup

ImagePEKENALAN saya dengan teknologi robot hijau Andorid, bisa dibilang adalah buah dari “kemerasa-minderan” saya atas beberapa kemajuan teknologi komunikasi yang marak beberapa tahun belakangan ini. Revolusi teknologi komunikasi mobile yang semakin maju seperti Java, Symbian, iOS, Blackberry hingga Android, adalah hal yang tidak dapat dihindari. Sebagai blogger, tentu ada hal yang harus saya kejar seiring perkembangan tersebut. Nah salah satunya adalah ikut tercebur dan menggunakan mobile berbasis Android sejak 2 tahun yang lalu. Maka HTC Hero adalah ponsel android pertama yang saya nikahi.

Selain memiliki kemampuan untuk dioprek oleh siapapun, teknologi Android ini memiliki basis komunitas yang luar biasa. Sifatnya yang open source tentu memberikan kesempatan kepada semua orang untuk berkontribusi dalam mengembangkan berbagai aplikasi. Setelah bergabung di komunitas ID Android, bersama rekan-rekan saya di Jogja (dulu), kami kemudian membangun komunitas Jogjadroid! Selain dapat berdiskusi melalui mailing list, aktivitas semacam kopdar mingguan dan bulanan pun kerap dilakukan. Continue reading “AndroidNation: Pengalaman Total bagi Penikmat Hidangan Penutup”

Posted in Diary, Press

Keriaan Kamis Malam Bersama Guinness Time

ImageKAMIS malam nongkrong di sevel? Basi! Kamis malam mantengin memetwit di timeline? Errr,,,, kasian amat sih mblo…. atau Kamis malam nonton dan sekedar ngupi-ngupi cantik? Ya gak jauh beda juga sih selain itu lagi itu lagi… well, those are the things that most Jakartans might do, including me and you, right. Itu lagi itu lagi
 hmmfttt


Namun, ada yang berbeda di Kamis malam saya minggu lalu. Biasanya saya pulang ke kos lebih awal atau paling nggak nyangkut di salah satu sevel di bilangan Kuningan. Ya lagi lagi itu dan itu itu lagi ya kaaaan.. Nah yang berbeda adalah, tempat nongkrong saya malam itu berada jauh di Central Park sana. Terus,,, ngapain ya saya bela-belain ke Central Park buat ongkrong doang? Secara kantor saya di bilangan Sudirman… Kebayang dong gimana rempongnya ke Central Park dari sudriman di kamis malam ?

Jadi singkat kata ternyata Continue reading “Keriaan Kamis Malam Bersama Guinness Time”

Posted in Diary, Press

Live Experience bersama XL Xplor

SESUAI dengan tagline blog saya: Social Butterfly, tentu saya ndak mungkin terlepas dari cerentang gemerlap media sosial berikut warna warni keriahaan kopdar sana-sini *dikebiri selebtwit*. Ya sampean harap maklum, self-claim sebagai social butterfly mengharuskan saya hinggap dari satu event ke event berikutnya. Dan berseliweran dari satu komunitas ke komunitas lainnya.

*udah eneg belum?* 😀

Anyway, satu dari sekian event yang saya datangi minggu lalu adalah press conference dan launching XL Xplor yang bertempat di Central Park, Jakarta pada Kamis (14/06) lalu.

Bersama rekan-rekan wartawan, blogger dan social media influencer lainnya, kita disuguhi makan siang bersama serta hiburan berupa alunan biola dari wece wece cakep khas ibu kota serta peragaan busana oleh model model ala Asia Barat. #halah.

Lalu, apa sih XL Xplor ini? Continue reading “Live Experience bersama XL Xplor”

Posted in Press, Umum

Siapapun Dapat Menjadi Pendidik

TIDAK dapat dipungkiri bahwa citra seorang guru tidak terlepas dari profesi seseorang yang mengajar di dalam kelas, berinteraksi dengan murid di sekolah, serta tak jauh dari kegiatan belajar-mengajar yang ditetapkan oleh kurikulum pendidikan nasional. Profesi guru juga kerap dinomorduakan karena bukan merupakan profesi populer dan diidam-idamkan oleh banyak siswa.

Selain terdapat pandangan bahwa menjadi seorang guru hanya berkutat di dalam kelas, isu bahwa tingkat kesejahteraan guru kurang menjanjikan juga menjadi persoalan tersendiri bagi profesi ini. Maka jelas bahwa kondisi ini tentu terbentuk dari hasil kurikulum pendidikan di negara kita serta oleh apa yang tengah digambarkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, sekolah, maupun lingkungan masyarakat yang lebih luas. Lalu apakah ada yang salah dengan gambaran profesi pahlawan tanpa tanda jasa tersebut? Dan bagaimanakah perbedaan antara profesi guru dan sosok pendidik? Continue reading “Siapapun Dapat Menjadi Pendidik”

Posted in Press, Umum

Social Movement Festival 2: Culture Meets Technology

SEBAGAI bangsa yang besar Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang beraneka. Kebudayaan sebagai salah satu aspek kehidupan berbangsa juga menjadi faktor penting dalam membangun identitas nasional. Keragaman budaya tersebut tentu merupakan sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya mengingat Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terdiri dari berbagai suku, etnis, dan bahasa daerah. Dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk, selain kebudayaan kelompok suku bangsa, masyarakat Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok sukubangsa yang ada di daerah tersebut.

Fakta bahwa Indonesia memiliki potensi keragaman budaya hanya akan menjadi sejarah jika tidak diiringi dengan usaha pelestarian yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait, baik pemerintah maupun masyarakat. Untuk itulah Rotaract Semanggi Jakarta, komunitas anak muda yang memiliki concern terhadap sosial budaya mengadakan acara Social Movement Festival 2 pada Minggu (27/05) di At America, Pacific Place, Lantai 3, Jakarta Selatan. Dengan tema “Culture Meets Technology,” festival komunitas dan gerakan sosial ini merupakan kali kedua yang diadakan Rotaract Semanggi Jakarta. Continue reading “Social Movement Festival 2: Culture Meets Technology”

Posted in Press

Jogja Blogger Party (update!)

– PESTA BLOGGER JOGJA 2009 @ Jogja National Museum –

Wanna know how Tikabanget looks like?

Who is Herman Saksono ?

What kind of blogger Antobilang is?

OR you guys wanna know how scary Ndoro Kakung, Mbilung, Iman Brotoseno and Paman Tyo?

Please come and join us at Jogja blogger party.

Just contact mas Alan (0274 923.9499) for registration and the complete information.

Dont miss it!!

See You Soooooooooooooooon!!!!

Posted in Aussie, Press

O-Week : Stan PPIA UC Ramai Pengunjung

ACT (20/02)

Sebagai bagian dari rangkaian O-week (Orientation week) di University of Canberra, UCISS (University of Canberra Indonesian Student Society) atau Perhimpunan Pelajar Indonesia – Australia University of Canberra mengadakan Multicultural Lunch and Performances. Acara yang bertempat di University Concourse UC ini berlangsung pada Kamis (19/02) sejak pukul 12.30 hingga pukul 13.30 waktu setempat.

Dalam acara ini, UCISS menampilkan dua buah tari tradisional yaitu Tari Serampang Dua Belas dari Riau dan Tari Poco-Poco dari Maluku. ”Sengaja tarian ini kita tampilkan, selain untuk melibatkan partisipasi pengunjung, juga karena gerakannya paling mudah dan enerjik,” jelas Fauzan, ketua UCISS sekaligus salah satu pembawa tari tersebut. Yang paling membanggakan, Bapak Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, Pak Agus Hartono dan Kepala Bidang Penerangan KBRI Pak Raudin Anwar menyempatkan waktu untuk hadir.

Selain itu, beberapa mahasiswa Indonesia ANU (Australian National University) dan warga Indonesia di Canberra turut meramaikan acara ini. Tidak hanya UCISS yang tergabung dalam rangkaian kegiatan ini, tetapi juga UC Isaac Law Society, UC El Club Hispano, UC Japan Club, UC Students Association, UC Moslem Association, Maldives Society, UC Chinese Students and Scholars Association. Mereka tergabung dalam kepanitiaan besar O-Week University of Canberra.

Free Lunch

Untuk menarik pengunjung, UCISS juga menyediakan free lunch bagi para mahasiswa yang datang. UCISS menyediakan beberapa makanan khas gratis seperti dadar gulung, kue lumpur, dan bakwan. Ini juga sebagai bentuk dari dukungan terhadap program Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Visit Indonesia 2008. “Indonesian food is very special, it is very different with ours,” ujar Alla, mahasiswa Internasional dari Arab Saudi. (ikie)

Posted in Press

Rekrutmen Peserta Beasiswa PPSDMS

Saya peserta beasiswa PPSDMS 2006-2008, buat temen-temen yang tertarik untuk program 2008-2010, silahkan daftar dan berjuang. Seleksinya lumayan ketat loh..berdoa dan berjuang adalah kuncinya. Gudlak ya!! Silahkan download posternya neh…

Posted in Press

Mewacanakan (Kembali) Hajat Kita

Ada banyak kisah yang bisa dideretkan. Beragam ihwal serta aneka warta direntangkan. Tahulah, yakinlah Anda, karena masa depan di tangan kita.

Sebulan, Dua Bulan, Tiga Bulan dan Kini. Agustus jua tinggal beberapa purnama lagi. Mengapa harus Lustrum? Itulah sekira pertanyaan mendasar yang bersarang di sel-sel otak. Ketika optimisme berbenturan dengan apatisme yang menggeliat dalam satu atap, ketika idealisme disandingkan dengan kondisi ril kesiapan awak, yakinlah, sebuah hajat besar berada di sebuah jurang.

Kemana Ruh Itu…

Rasanya masih lekat dalam ingatan, gaung Lustrum yang berbulan-bulan dikonsep oleh Kelompok Kerja menuai banyak semangat dan tekad yang menggunung. Niat, harapan, dan optimisme kerap menggurita dan mewacana di tiap sudut sanggar tercinta. Segenap tawa dan sudut simpul seolah berkoalisi membincangkannya. Namun kini, meminjam judul tembang Sheila on 7, lihat, dengar, rasakan, apa yang tengah terjadi?

Kondisi awak Lustrum raib entah kemana. Amanah yang diemban tidak menemukan tepinya. Continue reading “Mewacanakan (Kembali) Hajat Kita”

Posted in Press

Garda Depan LPJ

Halaman MukaLaporan BaktiPeradatan RGMPeradatan RTBTD– Semacam Muqaddimah –
Jumat 25 Mei 2007

Menertawakan hidup, tak ada lagi momen yang lebih menyenangkan. Salah satu kapabilitas agung milik manusia dari Sang Penciptanya Yang Maha Humoris. -dee-

Saya kadang berpikir melewati masa bakti ini hanya untuk menggugurkan kewajiban (saja). Bahkan, mimipi-mimpi yang sangat dinginkan di tiap malam adalah melepas
tanda jabatan ungu itu dengan segera.

Tapi kemudian saya berpikir ulang. Alangkah sia-sianya jika sebuah pekerjaan dilakukan sekedar. Alangkah jamaknya alpa tertuai jika hanya memenuhi
standardisasi tuntutan tanpa kesan.

Enam bulan adalah jeda kita dalam menjejali ladang amal dengan kerja dan interaksi.
Dan sekarang kita sudah bekerja, meladang, dan berkeringat.
Kepada sahabat-sahabat terbaik saya di Racana Gadjah Mada dan
Racana Tribhuwanatunggadewi terimakasih atas tangis, canda,
dan tawanya yang terbagi.

Teruntuk teman yang sedang menjelang perjalanan panjang
Sang laba-laba maha pintar. Masih merajut benang-benang sarang.
Maka kita belum kehilangan karena kata hati akan selalu berkomunikasi.
Menerjang rentang dimensi. Hingga tiba masa tuk bersua kembali.
Adios Mi Amigos. (lea)

p d r r g m r t b t d 06 07
– ikieamatiyokhennymisgiikauknowsqq –

Posted in Press

Indonesia Belum Merdeka

Hari itu kami menghabiskan energi dengan berjalan sekira 15 km, setelah sebelumnya mobil kami berhenti di kantor Kecamatan Cibalong, Kabupatenb Garut, Jawa Barat . Dengan kondisi topografi yang mengerikan, kondisi tanah lempung yang seringkali menghiasi sepatu-sepatu kami. Jembatan gantung yang alasnya hanya terbuat dari anyaman bambu yang dibuat setengah hati. Continue reading “Indonesia Belum Merdeka”

Posted in Press

Negeri Utopis: Membincang Ihwal Perdamaian

Perhaps in time the so-called Dark Ages will be thought of
as including our own.
~Georg Christoph Lichtenberg~

We are living in a world today where lemonade is made from artificial flavors and furniture polish is made from real lemons.
~Alfred E. Newman~

SEPERTINYA kita sudah kehilangan peradaban. Tidak ada lagi pedoman atau semacam kredo yang mampu menggairahkan fungsi kemanusiaan kita. Sepertinya kita sudah lelah pada konstruksi dunia yang dikendalikan oleh beberapa orang saja. Apa itu kemajuan, bagaimana manusia seharusnya, atau apa yang tidak boleh dilakukan. Ya, semacam dekadensi kemanusiaan.
Dunia baru, Tuhan baru. Demikian saya menyebutnya. Konsesus dunia yang dihegemoni oleh pihak tertentu telah bermutasi menjadi Tuhan baru bagi dunia ini. Tidak ada lagi standar dosa dan pahala. Apa itu kebajikan, dan bagaimana sebuah cela sebegitu nista menindas. Continue reading “Negeri Utopis: Membincang Ihwal Perdamaian”