Social Media and Aggressive Behavior: Case Study Analysis on Cyberbullying Among Adolescents

Bullying on the InternetRecently, a Canadian online newspaper reported that two brothers have been jailed for 16 months due to the cyberbullying and sexual exploitation of a 14-year old girl[1]. The cyberbullying had a great impact on the girl over a long period of time. After being victimized for 10 months, the girl still feels frightened and demonstrates symptoms of extreme anxiety. Additionally, last year, two American girls were arrested in relation to the death of a 12-year-old girl who committed suicide after being bullied online for months[2]. Those two girls allegedly sent the victim messages on Facebook calling her ugly.

The two cases above are examples of cyberbullying among adolescents. Cyberbullying has been shown to be a serious concern due to the mental distress and psychological harm it causes (Strasburger et al., 2013). As the concern also relates to social media use among adolescents, it is debatable if social media contribute to bullying behavior among adolescents. Bullying itself is defined as aggressive behavior that is intended to repeatedly hurt an individual who cannot defend her/himself both in physical or non-physical forms (Olweus, 2012).

However, social media enthusiasts who perceive social media as a new tool believe that social media benefit adolescents. They argue that bullying behavior among adolescents has nothing to do with social media. Studies conducted by Valkenburg et al (2006) and Smith et al (2008) found that the use of social media among adolescents positively correlates with self-esteem. Adolescents who have positive face-to-face relationships view interaction in social media as a reflection of the offline relationships and use social media as an additional venue to communicate. Therefore one should be wary of drawing the conclusion that social media contribute to bullying behavior among adolescents. Continue reading

Tanya Jawab tentang LPDP

IMG_547974863113442Info ini saya dapat hasil dari beberapa teman awardee. Monggo semoga bermanfaat.
Salam dari Amsterdam! ūüėÄ
– Apa sih sebenarnya LPDP itu?
LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) itu adalah lembaga yang mengelola beasiswa dibawah Kementerian Keuangan, Pendidikan & Agama RI.
– Ada apa aja jenis beasiswanya?
1. Beasiswa Magister Doktor: Ini yang paling umum buat ngelanjutin S2 atau S3 kita. Universitas yang dituju harus masuk ke dalam QS atau Times Higher Education Top 250 World University Rangkings.
2. Beasiswa Presidensial RI: Khusus buat Top 50 World University, bisa pilih opsi ini. Tahap seleksinya lebih panjang tapi dapat uang yang lebih banyak dan emang disiapin buat jadi pemimpin generasi Indonesia di tahun 2045.
3. Beasiswa Afirmasi: Khusus untuk mahasiswa yang tinggal di daerah terpencil atau yang berprestasi mengharumkan nama Indonesia.
4. Beasiswa Tesis & Disertasi
5. Beasiswa Dokter Spesialis
– List universitas yang boleh dituju dengan LPDP apa aja ya?
Untuk Beasiswa Magister Doktor, bisa lihat di http://www.lpdp.depkeu.go.id/beasiswa/daftar-perguruan-tinggi-tujuan/
– Kalau universitas tujuan gak ada di list gimana ya?
Coba aja hubungin langsung pihak LPDP nya lewat telefon/email. Di angkatan saya buktinya ada kok yang ke Stavanger lewat LPDP walaupun kampusnya sendiri gak kedaftar di list sebelumnya.
– Tahapan seleksinya apa aja ya?
Buat Beasiswa Magister Doktor ada 3 tahap: Seleksi administrasi, Wawancara & Leadership Group Discussion (LGD).

Continue reading

Untukmu Guruku

BAK-XL_Untukmu-Guru-_Banner_795x443-px(Mei-Juli)DULU saya ingat benar bagaimana saat mengadakan survey ke salahsatu desa di Cisarua, Purwakarta Jawa Barat. Bersama dua relawan Gerakan Indonesia Berkibar, kami  lainnya, kami menempuh waktu kurang lebih dua jam dari Jakarta. Kunjungan ini adalah bentuk survey yang kami lakukan untuk menjawab laporan dari salahseorang simpatisan Gerakan Indonesia Berkibar tentang kondisi sebuah sekolah yang memperihatinkan.

Singkat cerita, perjalanan memakan kurang lebih 2 jam. Sekira pukul 13.00 WIB kami menuju SDN 03 Cisarua. Setelah menggunakan mobil selama 15 menit melalui jalan yang cukup ekstrim kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu boat hingga akhirnya tiba di SDN 03 Cisarua. Yang membuat saya terenyuh adalah fakta bahwa terdapat 3 guru yang dengan setia mengabdi mengajar anak-anak dengan kondisi seadanya. Pak Hendra, Ibu Ema dan Ibu Winie adalah guru-guru yang terus setia mengajar meskipun gajinya kurang dari Rp 200,000 sebulan.  Continue reading

Lagi, Artikel tentang Sampoerna

Screen Shot 2014-05-21 at 12.39.54 PMSORE itu notif Facebook yang masuk begitu kencang. Perkara pinjaman pendidikan Sampoerna yang tahun lalu sempat saya posting di sini ternyata kembali berulang. Namun kali ini sedikit berbeda, jika tahun lalu isu yang marak menyoal Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), artikel yang menyebar di online forum Kaskus kali ini mencoba menguliti USBI (Universitas Siswa Bangsa Internasional) yang baru diresmikan oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF) tengah tahun lalu.

Hal ini menarik mengingat tulisan yang mulanya dimuat di kompasiana tersebut memiliki kemiripan dengan artikel tentang ASBI tahun lalu, tentunya dengan identitas yang berbeda. Parahnya, sebagian komentar yang lalu lalang di hot thread tersebut sangat destruktif. Terlebih beberapa komentar bernada negatif yang muncul tidak diimbangi dengan logika berpikir yang sehat. Continue reading

Kompetisi Blog USBI: Are You The Future Leaders?

USBI blog competition

TIDAK terasa 2 bulan lebih saya tinggal di Belanda. Dan sepertinya baru kemarin saya kerja dan mampir ke kampus Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) yang berlokasi di Mulia Business Park, Pancoran itu. Mulai dari meeting urusan digital, event, hingga kumpul komunitas di kampus yang didirikan oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF) pada pertengahan tahun lalu itu.

Sebagai sebuah kampus internasional, USBI menjadi satu-satunya universitas yang menawarkan American Degree dengan biaya pendidikan yang tidak jauh berbeda dengan kampus-kampus swasta unggulan yang ada di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, melalui The American Indonesian Mobility Study (AIMS) program, lulusan USBI akan disematkan dengan 3 degree sekaligus, yakni: US-accredited associate degree, bachelor degree dari kampus Amerika, dan juga bachelor degree dari USBI sendiri.

Continue reading

Pinjaman Dana Pendidikan Sampoerna Academy

SADUA minggu belakangan tulisan berjudul “Jebakan Bantuan Pendidikan Sampoerna Academy” yang dimuat di artikel Kompasiana kerap mewarnai timeline twitter saya. Mengetahui saya bekerja di lembaga yang mengelola sekolah berstandar internasional setingkat SMA itu, serta-merta teman-teman saya memenuhi tab mention di linimasa. Alih-alih kecewa, saya justru bahagia mengingat banyaknya teman yang merespon (dengan berbagai intonasi). Setidaknya ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kualitas pendidikan bangsa, bukan?

Menanggapi isu ini, Putera Sampoerna Foundation (PSF) justru mencoba menyelesaikan masalah ini secara pribadi langsung ke penulis yang bersangkutan. Namun gayung pun tak bersambut. Penulis artikel tersebut tidak merespon private message yang dilayangkan PSF ke inbox akun Kompasiana miliknya. Terlepas dari terminologi “jebakan” yang dimaksud, saya sebagai bagian dari institusi besar ini sedikit ingin mengupas tentang filosofi skema program bantuan pendidikan Sampoerna Academy.

Continue reading

Peduli Kanker, untuk Hidup yang Lebih Baik

kanker anakKANKER¬†adalah kosa kata yang tidak asing dalam kehidupan pribadi saya. Kakak perempuan pertama saya meninggal di usia 30an setelah sekian lama mengidap penyakit kanker payudara. Saking menakutkannya kosa kata ini, saya kemudian mencari tahu apa sih sebetulnya kanker dan mengapa penyakit tersebut dapat hinggap di banyak orang? Berdasarkan situ CancerHelps saya temukan bahwa penyakit kanker ini disebabkan oleh beberapa faktor, yakni: faktor keturunan, lingkungan, makanan yang mengandung bahan kimia, virus, infeksi, faktor perilaku, ¬†gangguan keseimbangan hormonal, faktor kejiwaan, emosional, dan faktor radikal bebas. Wuihh.. banyak banget ya pemirsa! Dan sesungguhnya kesemua faktor tersebut sangat “dekat” dengan kehidupan kita sehari hari. Siapapun tidak dapat dapat terhindar dari resikonya. Besar atau kecil resiko tersebut, ¬†tergantung dari apa yang kita lakukan saat ini dan nanti.

Maka barangkali anekdot “mencegah lebih baik dari pada mengobati” menjadi salah satu obat mujarab dalam menangkal segala penyakit. Berbicara kanker misalnya, edukasi sedini mungkin dapat kita lakukan tidak hanya kepada orang dewasa melainkan juga terhadap anak-anak. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa setiap tahunnya penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Dan empat persen dari jumlah tersebut di antaranya (sekitar 250 penderita) adalah anak-anak. Bagaimana di Indonesia? Setidaknya¬†150 orang dari satu juta penderita kanker adalah anak-anak dan bahkan diperkirakan setiap tahunnya telah ditemukan 4.100 kasus baru kanker pada anak di Indonesia (source Liputan6.com).

Lalu mblo, apa sih yang dapat kita lakukan untuk meringankan beban anak-anak tersebut? BANYAK! Continue reading

Mandiri Karnaval di Teriknya Jakarta

MINGGU¬†lalu merupakan pekan yang cukup hectic di Jakarta. Berbagai acara berderet di daftar agenda. Pameran lah, konser musiklah, undangan gathering ini itu lah… Lariiiiiiiiiiiis manis! Termasuk acara¬†Mandiri Karnaval yang diadakan di parkir timur Senayan. Yang bikin semangat ke acara perayaan ultah Bank Mandiri ke-14 ini sebetulnya selain acaranya yang menarik, juga karena berniat kopdar dengan teman-teman blogger Kopdar Jakarta¬† tercinta =D

Tepat pukul 11.30 siang saya pun tiba di lokasi. Kebayang dong teriknya ibu kota di jam segitu. Apalagi parkir timur senayan terbuka dengan luasnya… puanase puoool! Namun demikian teriknya Minggu siang tidak mengurunkan niat saya ke sana. Terlebih buktinya, ratusan orang menyemut di pelataran parkir di salah satu stadion terbesar itu. Continue reading

Menang di Gebyar Tahapan BCA

TUNGGU dulu. Tarik napas… perlahan, pastikan tak ada logam berat yang kiranya akan melayang ke depan monitor Anda. Karena saya khawatir setelah kamu¬†membaca judul postingan ini, jiwa kamu terbakar, emosi kamu panas tak karuan, hingga setiap orang di depan rasanya ingin begitu saja dipanggang. #iya #ini #lebay

Satu satunya saya melakukan tindak preventif di atas adalah untuk menghindari cercaan teman-teman yang mendapati saya sering menang atau beruntung mendapatkan hadiah hadiah gratisan. Mulai dari liburan gratis ke luar negeri, hadiah berbagai gadget canggih,  hingga terakhir saya  dapat emas 10 gram dari salah satu es krim yang lagi hits itu! #pamer #ditoyor Continue reading