Posted in Umum

Kepada Yth. Sultan HB X

 

 

Kepada Yth. Sultan HB X Yogyakarta, 14 April 2005

di DIY

 

Mohon terhormat Sultan,

Perkenalkan saya yang teramat lancang tak berbahasa Jawa. Sekedar mahasiswa anyar dari komunikasi Gadjah Mada. Saya yang baru mengambil 43 SKS di jurusan ini cuma hendak berkoar sedikit. Minimal sebagai bagian kaum marjinal intelek katanya. Maklum, dengan sedikit persinggungan di kota ini, saya kagum sekaligus terkaget-kaget. Ketika saya berada di seberang pulau sana, Jogja adalah kota kedamaian, semacam teritori utopis yang di damba imaji. Atau apapun itu, jogja semacam tempat persinggahanku, sebagai musafir tentunya, sejenis oase di perempatan dahaga.

Salam sultan, saya cuma bisa sedikit berkesah lewat tinta ini. Mau bercurah akan nasib tahta Anda. Sebutlah suatu ketika ada acara di salah satu wilayah Sultan. Kaliurang namanya, atau tepatnya Bebeng. Kebetulan kami sebagai mahasiswa anyar mengadakan acara di sana. Katakanlah makrab (malam keakraban antar angkatan). Biasa, sebagai ajang komunkasi. Gelak tawa terenda dalam balutan dinginnya cuaca.

Sementara Sang Merapi kukuh menjadi latar abadi-sebuah teka-teki yang tak terjangkau sel-sel otak. Kami tetap bermemori menangkap cermat pekat di gelap hari. Dan sinaran temaram bulan menusuk-nusuk rerimbun hutan. Pekat. Gelap. Ada apa di sana?

Lalu tempurung kakiku berkontraksi kala terdengar suara hati. Sebuah homunculus teriak lantang di genderang paling dalam. Teriaknya: “Hei tahukah kau di balik semak itu?” Sekejap lalu sebuah pemandangan daging mentah tertancap di relung-relung diri. Saaaattttttttt!!! Sepasang binatang berakal terendam dalam cairan khas kelamin. Merusak imajiku tentang jogja dalam rentang getaran jantung. Oalah…

Salam Sultan, bukan saya yang membuka mata. Tapi hati anyar ini menjerit kaku. Untuk kemudian dahan-dahan rerimbun terbakar oleh api dan angin manusia. Cukuplah alam ini menikmati. Sakit hati yang tak terperi hingga. Semoga! [ ]

 

Advertisements

Author:

He calls himself a simple social butterfly as he frequently engages in social media such as blogs and micro blogging. Indonesian living in Amsterdam.

5 thoughts on “Kepada Yth. Sultan HB X

Komen dong kakak...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s