Posted in Aussie

Kali Pertama di Negeri Kanguru

Akhirnya hari itu tiba juga. Saya take off dari Soekarno Hatta pukul 20.45 WIB (setelah seharian tidur di Musolla bandara..hehe..). Perjalanan Jakarta-Sydney memakan waktu kurang lebih 7 jam..huhu..capek bgt. Seatnya 51B. Disamping saya Bu Sally, orang Sunda yang jadi PR di Sydney. Everything runs well selama di pesawat.

Tiba di Sydney pukul 07.45 Waktu Sydney. Setelah itu ambil bagasi, pemeriksaan dsbnya. Nunggu sekitar 1 jam trus nyambung flight ke Canberra, saya take-off pukul 10.00 dan tiba di Canberra pukul 11.05 Waktu Canberra.

Dari pesawat, ada perbedaan yang sangat signifikan antara Sydney and Canberra. Sydney begitu padat dg gedung bertingkat dan perumahan penduduk yang rapih (ya iyalah..the busiest city in OZ,,hehe..) . Sementara Canberra is so quite city. Namanya juga Australia Capital City. Ya, kebanyakan negara maju membentuk kota khusu tuk pemerintahannya.Beda bgt ma Jakarta yang berpenduduk 10 juta jiwa. Di Canberra cuma 322.000 jiwa..hoho..berlipat2 je bedanya!!

Bulan February seharusnya masih Summer, tapi gak tahu ya, saya merasa ini sudah begitu dingin. Gak kebayang nantinya gimana pas dua musim berikutnya. So, i should prepare warm jacket.

Oh ya, dari bandara saya dijemput oleh Halley, dia senior student of UC dari jurusan graphic design. Terus saya diantar ke Rumah Atase Pendidikan RI, Pak Agus untuk menaruh suitcase. oh ya, saya bersama dg Emi, mahasiswa dari Okinawa, Jepang.

Setelah itu, tanpa istirahat, saya langsung ke University untuk enrollment dan short test. Alhamdulillah semuanya sukses. Dan hari ini juga (7 Feb), saya ketemu dg Mbk Melyanti, dia pegawai Diknas dan mendapat beasiswa S3 d UC dari Diknas. Dia baik bgt dan sangat helpful. Ternyata, dia membawa suaminya, mas Deni. Beliau dosen di salah satukampus swasta di Jakarta, sekaligus media planner di Pertamina Jakarta. GIla, mas Deni keren bgt, dia memulai karirnya dari sales di Majalah Keadilan, trus di Matari Advertising Agency, dan langsung ke Ogilvy..wah..wah..

Di hari pertama ini saya langsung mendapat Student Card dan buka bank account. wah, semuanya lancar bgt. betul-betul mudah. Padahal di saku saya cuma ada $30. Mau ngapain coba dg uang segitu. Padahal buat sekali makan aja bisa $7-10. Haha…mana beasiswa saya belum dtransfer oleh IDP Sydney…hiks..hiks..

Dan malam pertama disini, saya menginap d Rumah Pak Agus, sekamar dg Mas Andri. Beliau S2 d UC, dpt beasiswa dari ADS.

Advertisements

Author:

He calls himself a simple social butterfly as he frequently engages in social media such as blogs and micro blogging. Indonesian living in Amsterdam.

4 thoughts on “Kali Pertama di Negeri Kanguru

  1. wew… fickry di ausie… ha ha ha sampai juga cota2 nya.. setelah menaklukan thailand sekarang ausie. yah good luck deh.. oh ya salam buat pak agus.. dulu pas di ausie pak agus yang bantuin salam dari dendi dan agung… KIPI. oh ya salam juga buat mas andri

Komen dong kakak...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s