Posted in Aussie

Tower dan Greyhound

Episode petualangan ini akhirnya tiba juga. Setelah berkeliling ria dan makan siang di Nelayan, saya diajak Elisa menuju slaah stu geudng tertinggi di sini (bukan yg tertinggi sih). Beruntungnya, kita gak dipungut biaya tiket disini karena ternyata salah satu petugasnya adalah teman sekolah Elisa dulu..padahal Elisa juga bingung loh..iya sih iya-iya aja kepada petugas itu.

Well, kita menuju lantai 50-an something..(gak tau tepatnya..lupa merhatiin sih..hehe). Dan wow..kita bias melihat pemandangan kota yg indah sekali. Kota ini tampak benar2 cantik dengan sungai Yare yg melintasinya. Bener-bener keren…gak seperti Sydney yg sangat ramai. Suatu saat saya harus kembali lagi ke sini. Entah kapan…. I promise.

Dan dari sana, tepat pukul 5 saya dan ELisa megunjungi rumah orang tuanya Aa, Pak Herli dan bu Ita, di Notting Hill. Juga bertemu dengan adik bungsu Aad, Ahmad. Setelah solat magrib dan mencicipi mie ayam, kita langsung luncuran ke Monash University untuk sekedar ambil beberapa foto. Nah, lastly, kita balik lagi ke Chadstone tuk pamitan pulang dengan Sushi..hehe..Grent ikut mengantar bersama Elisa. tepat pukul 9 pm kita tiba di bus Greyhound. Selamat tinggal Melbourne. I’ll miss u.

Advertisements

Author:

He calls himself a simple social butterfly as he frequently engages in social media such as blogs and micro blogging. Indonesian living in Amsterdam.

One thought on “Tower dan Greyhound

Komen dong kakak...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s