HARI ini adalah puncak kebahagiaan saya. Bahagia dapat mengakhiri satu bulan penderitaan tanpa menyentuh blog ini *gak posting maksudnya*. Ini adalah postingan pertama di 2009. Yang ada cuma baca-baca komen tanpa membalasnya *maaaaaff janji hiatus harus ditepati (padahal fesbukan dan ngeplurk teteeep, plak!)*
Dan sodara sodara, hiatus itu sungguh mengerikan, seperti dijatuhi hujan asam berkali kali. Gak nahan untuk nggak sekedar melihat page kesayangan *lebay, plak!*. Tekad untuk mengerjakan skripsi kandas begitu sadja *maafkan saya pak dosen, ibu di rumah, dan ponakan2, saya gak sempet menuliskan nama2 kalian di halamn persembahan skripsi di bulan ini 😀 * Satu bulan ini hanya berhasil merampungkan 3 bab dulu *masih ada dua bab menanti..adooooh (nepok jidad)*
Sudah. Euforianya cukup. Sekarang realistis sadja. Ternyata melakukan sesuatu dengan fokus pada satu hal adalah bukan bagian saya. Ternyata saya orang yang tidak bisa diam begitu sadja tanpa melakukan banyak hal dalam waktu yang bersamaan. *lah, gimana mo skripsi, tawaran kerjaan aja diembat … wkwkwkk :p * Dan mulai hari ini, saya kembali ke dunia perbloggan, dunia di mana saya bisa menjadi diri saya sendiri tanpa kuasa siapa-siapa *kecuali Continue reading “Sebulan Hiatus dan Saya Sudah 23”
I’ve been fasting for 30 days here, in Jogja, and also for the first time since i’ve been living here in 2004. Enjoying Jogja and living in a big dormitory makes me think of something beautiful in my life. This is an exact time for contemplation and think beyond what will happen then, even at the same time i really miss my big family and friends in Palembang. And this Idul Fitri also will be my first Lebaran without my mom, sisters, and brothers. You can imagine how crowded will be in your house if u can be with 4 brothers and four sisters? It must be awesome and joyful.