Posted in Aussie

Kondom buat Maba

Sabtu, 19 Juli 2008

Berbeda dengan kampus-kampus di Indonesia, penerimaan mahasiswa baru di University of Canberra berlangsung tiap semester *bener gak sih..ya seenggaknya klo di UGM setahun sekali 🙂 *. Otomatis, O-Week (orientation week)-nya pun berlansung di tiap awal semester itu. Nah, event yg berlangsung 16-20 Juli inilah yg kemudian menjadi ajang menarik nggak hanya bagi mahasiswa baru tetapi juga mahasiswa lama.

Hampir sama dengan kebanyakan kampus di Indonesia, berbagai kegiatan pun diadakan, mulai dari Live Band, pameran kegiatan-kegiatan mahasiswa, komunitas, organisasi, maupun atraksi seni. Dan tak lupa, di ajang ini, biasanya barang-barang gratisan banyak dibagikan misalnya kaos, tas, coklat, pin, poster, buku, dll… (makanya O-Week ini juga menarik bagi mahasiswa lama-termasuk saya..wkwkwk :p). Namun, O-Week di Winter yg dingin ini nggak semeriah O-Week summer semester lalu. Nah, salah satu barang yg selalu gak absen untuk dibagikan secara gratis itu adalah kondom *nah loh… :)*.

Tampaknya, ini telah membudaya, karena ini terjadi nggak hanya di UC saja tetapi juga di kampus-kampus Aussie lainnya. Alasan utama mereka adalah memberikan kesadaran dini bagi mahasiswa baru tentang sex yg aman karena sex pra nikah bukan sesuatu yg tabu disini. Sex sudah menjadi kebutuhan biologis laiknya makan, kalo pas lapar (baca: horni), tinggal cari makanannya aja. *hoho…., instant bgt yak..wkwkwk*

Hal inilah yg sedikit membuat saya shock ketika mengikuti O-Week akhir summer kemarin. Agak kikuk juga…kondom-kondom itu ditaruh di keranjang besar dan tiap orang bebas mengambil sebanyak apapun yg ia suka. Tak hanya itu, komunitas-komunitas seperti gay, lesbian, maupun transeksual pun bebas berekspresi pada even ini. HAyooo ada yg mau ikut-ikutan??

Advertisements

Author:

He calls himself a simple social butterfly as he frequently engages in social media such as blogs and micro blogging. Indonesian living in Amsterdam.

15 thoughts on “Kondom buat Maba

  1. Aku jadi ingat temenku yang pernah diselipkan kondom di dalam tasnya ketika OPSPEK oleh temenku yang lainnya hanya demi keisengan. Padahal di kuliah di UII. Gak kebayang dia diapain sama pengawas OPSPEKnya.. aku masih ketawa kalo inget itu..

  2. @supermance
    hore..yg keduax *penting gak sehhhh 😛
    wah yg rasa pisang abis pak? diborong org Oz nya malah..secara mereka doyan banana tuh..hehe

    @dino
    haha..emang kondomnya dibuat ngerjain dia? gmn cara ngerjainnya yak??? hehehe

  3. kalo saya biasanya dibagi2in pembalut gratis…. yang cowo baru deh dibagiin kondom gratis. tp biasanya tuh kondom malah ditiupin sampe jadi balon, trus diletusin pake peniti wekekeke… anak kuliahan jaman sekarang rupanya tak butuh kondom…. *wekekekeke*

  4. Hi Fickry, kita sati kota tapi kayaknya belon pernah ketemu… saya nge-blog juga seputar canberra dan jadi ibu-ibu disini. Maen yah ke blog kita!

  5. @fenny
    wah udah segitunya ya di Jawa…gegege..

    @katadia
    oh ya? mbk kerja dmn? spouse?..saya di turner mbk..*hallaa..*
    minggu depan dah mo pulang. *senengnya….:) *
    mo ketemuan boleh tuh..kita kumpulin aja blogger tanah air yg disni?? piye???

    @presty
    ya iyalah…jgnkan kondom, tarian seronok aja ricuh..

  6. Budaya yg menarik. Coba kl Ospek di Ind ada yg berani mbagiin k****m jg. Saya jamin Ospeknya jd bahan pembicaraan nasional.

    Well,beda negara,beda kultur. Saya bersyukur msh tinggal di Indonesi,Alhmdh. Gini2 kan,di Ind budaya gtuan msh dilakukan sembunyi2. Artinya msh ada sense malu yg ckp dalam.

  7. wah… diambil aja ki… ntar diimpor ke indo. dari pada import kondom bekas kan mending yang baru.. :)) hmm mungkin beberapa tahun lagi hal yang sama terjadi di UGM :p

Komen dong kakak...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s