Posted in Diary, Press

Pinjaman Dana Pendidikan Sampoerna Academy

SADUA minggu belakangan tulisan berjudul “Jebakan Bantuan Pendidikan Sampoerna Academy” yang dimuat di artikel Kompasiana kerap mewarnai timeline twitter saya. Mengetahui saya bekerja di lembaga yang mengelola sekolah berstandar internasional setingkat SMA itu, serta-merta teman-teman saya memenuhi tab mention di linimasa. Alih-alih kecewa, saya justru bahagia mengingat banyaknya teman yang merespon (dengan berbagai intonasi). Setidaknya ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kualitas pendidikan bangsa, bukan?

Menanggapi isu ini, Putera Sampoerna Foundation (PSF) justru mencoba menyelesaikan masalah ini secara pribadi langsung ke penulis yang bersangkutan. Namun gayung pun tak bersambut. Penulis artikel tersebut tidak merespon private message yang dilayangkan PSF ke inbox akun Kompasiana miliknya. Terlepas dari terminologi “jebakan” yang dimaksud, saya sebagai bagian dari institusi besar ini sedikit ingin mengupas tentang filosofi skema program bantuan pendidikan Sampoerna Academy.

Sejak PSF didirikan pada tahun 2001, sebagai sebuah yayasan filantropi yang menyalurkan beasiswa, Bapak Putera Sampoerna, pendiri PSF, berharap bahwa pemberian beasiswa ini dapat memberikan inspirasi kepada penerima beasiswa untuk berkontribusi kembali dan membantu membangun negaranya saat mereka menyelesaikan pendidikan. Ini karena, Bapak Putera Sampoerna memiliki keyakinan bahwa masyarakat Indonesia memegang asas “gotong royong”, di mana akan saling bahu membahu membantu sesama. Namun, sayangnya hanya sedikit dari mereka yang berkontribusi kembali. Bahkan, beberapa di antaranya tidak kembali ke Indonesia untuk berkontribusi dan membangun negeri.

Hal ini sangat disayangkan karena secara tidak langsung hal ini menunjukkan bahwa anak-anak pintar, yang menerima beasiswa, biasanya menganggap bahwa mendapatkan beasiswa adalah semacam “hak” atas kepintaran mereka. Ternyata hanya sedikit dari mereka yang tertarik untuk membantu masyarakat Indonesia lainnya. Berdasar pada pengalaman selama 10 tahun dengan hanya memberikan beasiswa, Bapak Putera Sampoerna mengubah objektif organisasi, yaitu untuk membantu siswa-siswi yang layak dan membutuhkan, yang mau berkontribusi kembali kepada Siswa Bangsa (program yang menyalurkan bantuan pendidikan) atas segala bantuan yang mereka terima. Mereka ini adalah yang pantas dan bukan karena alasan lain tapi karena kondisi ekonomi yang memperihatinkan dan tidak memiliki akses ke pendidikan tinggi.

Maka sejak saat itu istilah dan konsep beasiswa ditinggalkan dan diubah menjadi konsep bantuan pendidikan. Istilah dan konsep bantuan pendidikan yang berbasis pinjaman tanpa anggunan (student loan) masih awam untuk sebagian masyarakat Indonesia. Sehingga sangat dimengerti jika polemik kerap terjadi hingga kini. Bahkan posisi PSF sebagai sebuah institusi bisnis sosial di Indonesia pun masih belum dipahami oleh banyak pihak. Hal ini sangat wajar mengingat PSF sudah lebih dari 10 tahun telah memberikan beasiswa dan pernah beroperasi sebagai filantropi murni. Nah, lebih lanjut dan detail mengenai skema bantuan pendidikan ini dapat langsung menghubungi tim Koperasi Siswa Bangsa PSF di Sampoerna Strategic Square, North Tower, lantai 27, Jakarta, atau telpon ke (021) 5772340. Yang jelas skema pengembalian pinjaman dilakukan melalui asas kekeluargaan dan demi kebaikan kedua belah pihak.

Saya sebagai salah satu bagian dari masyarakat Indonesia tentu sangat mengapresiasi ide ini. Di samping membantu pemerintah dalam memberikan kesempatan anak-anak cerdas bangsa, juga memberikan kesempatan kepada kita untuk berkontribusi secara nyata membantu adik-adik kita lainnya di masa yang akan datang. Sebagai anak yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga cerdas secara karakter, tentu berkontribusi kepada negeri dan membantu program bantuan ini berkesinambungan, seharusnya, menjadi sebuah hal yang sangat mulia. Justru jika terasa sulit, maka integritas kita sebagai bagian dari bangsa ini dipertanyakan.

Kembali mengenai artikel di Kompasiana. Berikut adalah salinan email balasan dari salahsatu tim KSB perihal pertanyaan mengenai artikel Kompasiana dari salahsatu pembaca.

======================================================================

Dear Phia,

Menjawab pertanyaan Phia, menurut catatan team marketing, artikel serupa beredar di tahun 2011, tahun pertama pengenalan konsep student loan program, dan sudah diklarifikasi kepada pihak yang bersangkutan secara pribadi untuk menghindari kesalahpahaman. PSF selalu merespon secara positif dan terbuka kepada opini publik dan mengutamakan prinsip kekeluargaan dalam menyelesaikan setiap masalah.
Terkait artikel terbaru yang beredar di kompasiana thn 2013 ini, PSF pun dengan itikad baik langsung berupaya menghubungi Ibu Rachma yang bersangkutan untuk duduk bersama agar semua pihak dapat saling berkomunikasi dan menyelesaikan kesalahpahaman ini. Namun, yang bersangkutan ternyata tidak dapat dihubungi dan tidak tercatat namanya sebagai orang tua murid di Sampoerna Academy. Untuk klarifikasi, PSF pun melakukan sosialisasi terbuka mengenai program student loan ini kepada orang tua, murid, sekolah, karyawan, rekan donor, alumni, khalayak umum dan masalah ini pun sudah terselesaikan dengan baik.
Angkatan pertama dari Sampoerna Academy sudah lulus dan sebagian besar diterima di universitas ternama di Indonesia dan 25 siswa diterima di universitas di US.  Hal ini dapat terjadi karena program student loan yang tujuannya for the betterment of Indonesia through Education. Sejak berdiri, PSF tetap berpegang pada visi dan misinya to give access to education for more Indonesian people.  Tahun 2001 – 2009, lewat program scholarships, tahun 2009 seterusnya lewat program student loan. Produk memang berbeda, tetapi tujuan tetap sama.
Sedikit penjelasan mengenai konsep bantuan biaya pendidikan di student loan.  Para alumni pasti familiar dengan konsep serupa di scholarships program, yaitu Alumni Contribution Scheme. Para penerima student loan juga diharapkan untuk berkontribusi balik kepada PSF, sebagai upaya agar dana pendidikan dapat bergulir selamanya dan berkesinambungan.  Hasil manis dari kontribusi ini sangat nyata, yaitu para alumni lewat Alumni Contribution Scheme, telah berhasil menyekolahkan 4 undergraduates students di UI, ITB, Unair (Mereka semua telah lulus dan bergabung menjadi alumni), dan 3 murid di Sampoerna Academy Palembang. Total sudah 7 orang yang dapat melanjutkan pendidikan berkat kontribusi dari alumni.  Ini adalah mimpi dari PSF, agar mereka yang sudah dibantu pendidikannya, dapat berkontribusi balik sehingga lebih banyak lagi manusia yang dapat mengenyam pendidikan.
Semoga informasi ini dapat berguna terutama bagi alumni yang pernah dan selalu akan menjadi bagian dari PSF.  Semoga para alumni, sebagai keluarga PSF dapat menjadi perwakilan PSF di masyarakat. Kami menerima masukan, opini, saran, kritik, dan jika ada pertanyaan lagi, khusus dari alumni, silahkan hubungi team alumni, Bea & Ning di alamat email. Kami pasti akan menjawab dengan senang hati.
Thank you and have a good evening!

Warm Regards,Beatrix Tjonggoro

**Disclaimer : This email is intended only to clarify question from alumni PSF, Phia, PSFAA mailing list has exclusive membership only to PSF alumni and its officers. This content is not suitable for public information and should not be distributed without permission from PSF. Any question from public should be addressed to info@sampoernafoundation.org.
–==============================================================================
Advertisements

Author:

He calls himself a simple social butterfly as he frequently engages in social media such as blogs and micro blogging. Indonesian living in Amsterdam.

59 thoughts on “Pinjaman Dana Pendidikan Sampoerna Academy

  1. IMO, yang terpenting adalah proses sosialisasi nya.

    berlian mentah dan bebatuan berbeda jumlah, orang-orang melakukan eksplorasi yg tdk mudah untuk menemukannya, kemudian masih harus memoles nya agar lebih punya nilai dan manfaat (read: laku di pasaran)

    untuk itu perlu biaya..
    namun, masyarakat kita nampaknya belum begitu memahami social business..

    dilema antara sosialisasi yg jelas tapi tetap persuasif itu tantangan..

      1. MAS FICKRY COBA SHARING DENGAN ADIK ADIK LULUSAN SMAN 10 MALANG TAHUN 2013. SEHINGGA MAS FICKRY TAHU APA YANG TERJADI

        1. Mas Fickry anak saya namanya Arina Dwi Nurani memang tidak tercantum di kelulusan tahap1, tapi katanya turut disertakan di tahap 2, dan dilihat di HASIL FINAL tgl 31mei2013 juga yg jumlahnya 36 nama , anak saya juga tidak ada, sampai sekarangpun saya belum menemukan pengumuman lagi. yag ingin saya tanyakan apakah hasilnya masih bisa diharapkan? atau anak saya emang nama anak udah gugur. tolong penjelasanya, sesba kami masih menunggu pengumuman tsb.trims

  2. Mau komen boleh ga fik? Bukan bermaksud menjatuhkan or apa, coz i’ve worked here before 🙂 Alangkah baiknya skema pinjaman ini menggunakan sistim syariah, dimana pastinya jika sistim syariah yg diterapkan, maka perusahaan akan terhindar dari yg namanya RIBA. Terlepas dari sifatnya yg membantu, namun banyak sekali muslim yg terlibat di dalam skema pinjaman ini. So just my 2 cents aja fik, jika ingin pinjaman ini semakin di sukai banyak orang, alangkah baiknya PSF mau menggunakan sistim syariah untuk pinjaman pendidikan nya di masa Mendatang,

    Warm Regards,
    ichuyyy

    1. hai indra… aku belum mendalami apakah ini pinjaman syariah atau gak. yang jelas, ini pinjaman tanpa agunan atau tanpa jaminan dan tanpa bunga sekalipun =). jadi dana yang dikembalikan dicicil hingga jumlah total keseluruhan pinjaman selesai.

      1. Maaf jika gw salah fik, dan seinget saya masih di PSF, skema pinjaman menurut penjelasan dari orang KSB nya adalah hanya pinjaman tanpa agunan, dan ada bunga nya.. hanya saja bunga nya berapa persen saya lupa 🙂 dan skema berikutnya adalah, jika ingin hendak melunasi pinjaman ini, 1 orang harus bersedia membayar biaya sekolah 3 tahun (Sekolah di SA) untuk satu anak lain yg kurang beruntung (its equal to 150mil rupiah).

        Correct me if im wrong Fik.
        Semoga PSF semakin maju, dan berkembang, terutama anak-anak didik yang belajar di SA dan UJI 🙂

        1. mekanisme pinjamannya memang akan mengarah ke sana ndra. kalau tidak salah dalam proses akan disyariahkan. Yang sangat pasti adalah lebih membantu dibandingkan pinjaman ke bank. Apalagi pengembaliannya bisa dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Thanks anyway 🙂

  3. Mohon maaf sebelumnya,

    Masalah pinjaman atau bantuan yang nantinya harus kembali, nggak ada yang perlu dipermasalahkan, seharusnya harus bersyukur ada segelintir perusahaan yang peduli pendidikan.
    Masalah utamanya… kenapa ya untuk SA Bogor tahun ini diundur-undur terus tanggal terakhir pendaftarannya… dari tanggal 15 Maret… terus 30 Maret … eh sekarang dimundurin lagi 3 Mei 2013.

    Kasihanilah anak-anak…. bayangkan saja Klas 9 (Bogor) tanggal 4 Maret Try Out Kabupaten, 18 Maret Ujian Akhir Sekolah, 1 April Try Out Propinsi, 22 April Ujian Nasional….
    Diantara waktu tersebut masih bisa melengkapi syarat2…. sedikit ngrecokin kelapa sekolah dll….eh nggak tahunya diundur terus… coba kalau dari awal ketahuan Batas akhir 3 Mei kan mereka bisa melengkapi syarat2 setelah UN, tanpa harus mengorbankan waktu belajar mereka..

    Terima kasih

    1. hallo saelan,

      kalau itu ada pada kebiajakn sampoerna academy langsung dan ada beberapa alasan. nah pendaftaran ini sengaja dilakukan dengan dua gelombang dan prosesnya harus dilakukan secara komprehensif dan menyeluruh. jika hanya dilakukan satu gelombang, tentu akan banyak sekali waktu yang dibutuhkan utk memproses dan memverifikasi applicants. =)

  4. Nama anakku gak tercantum di tahap 1. masih bisa diikut sertakan di tahap 2 gak. saya sungguh mengharapkan kelolosanya.trims

  5. Saya bisa memahami kalau ini berupa pinjaman dana pendidikan karena kami pun mengharapkan yang lebih baik untuk anak kami seandainya anak kami bisa lolos di SA Bogor. Bisa tambah Kuotanya ? Mudah-mudahan anaku bisa lolos. Trims

    1. Kuota anak yang lulus nanti diputuskan berdasarkan ketersediaan dan kondisi finansial Sampoerna Academy serta jumlah donor. Tentu keputusan ini telah mempertimbangkan banyak aspek dan melalui beberapa tahapan diskusi. 🙂

        1. Jadi mungkin perlu diklarifikasi bahwa Putera Sampoerna Foundation (PSF) bukan CSR dari perusahaan rokok H.M. Sampoerna. Kegiatan2 PSF termasuk memberikan bantuan pendidikan berasal dari pengelolaan dana yang didapat dari berbagai donor. 🙂

  6. Saya punya keponakan yang diterima di SMA Sampoerna Bogor angkatan 2012/2013, yang menjadi masalah sebetulnya ketidak transparanan pihak Sampoerna..kalau sejak awal tahun ajaran baru disosialisaikan skema pinjaman pendidkan yg berjumlah 150 jt selama 3 tahun ini kepada siswa/orang tua, mungkin tidak akan jadi polemik berkepanjangan..memang sangat kuat kesan bahwa pihak Sampoerna sengaja / by design menyodorkan kontraknya kepada siswa yang notabene msh dibawah umur 17 tahun…pas ditengah proses pendidikan sehingga membuat siswa/orang tua sangat dilematis..apalagi dengan ancaman dikeluarkan apabila tidak mau ttd kontrak….sangat disayangkan reputasi besar Sampoerna yang concern pada pendidikan akhirnya luntur juga oleh kepentingan bisnis

    1. Dear Elan,

      Saat ini teman teman di Koperasi Siswa Bangsa sudah melakukan musyawarah secara internal dengan pihak siswa dan perwakilan orang tua. Dan memang prosesnya belum selesai. Semoga nanti dapat dicapai kesepakatan yang tidak merugikan keduabelah pihak ya.

      Trims,
      Fikri

  7. Keponakan sy di SA bogor angk.2012-sama dgn mas/mbak Elan.sangat disayangkan ketidakterbukaan SA-KSB dalam masalah bantuan biaya pendidikan ini. Hal ini sangat berpengaruh terhadap mental siswa lo, Fickry. sptnya tdk ada kesiapan pihak KSB dan sekolah untuk menjelaskan kpd siswa dan ortu yg merasa gelisah,itu artinya ada sesuatu dg program sampoerna yg tdk transparan. saat ini siswa sdh di date line siapa yg mau mengundurkan diri,dmn hsl keputusan atas protes ortu belom dtanggapi. Dan bila mundurnya nanti dtahun kedua maka dkenai denda. Sungguh kebijakan yg tdk fair.dan menimbulkan kecurigaan bahwa Ktdtransparan ini msh sangat mungkin berlanjut dilain hari dan dilain hal.

    1. Dear Seruni,

      Saat ini teman teman di Koperasi Siswa Bangsa sudah melakukan musyawarah secara internal dengan pihak siswa dan perwakilan orang tua. Dan memang prosesnya belum selesai. Semoga nanti dapat dicapai kesepakatan yang tidak merugikan keduabelah pihak ya.

      Trims,
      Fikri

  8. Asw wr wb mas fic,keponakan saya juga di SA bogor angk 2012 dan mengalami kejadian persis dg keponakan seruni’s mom,sangat dsayangkan sekali atas ketidaktransparan PSF dalam program pendidikan tsb. Kejadian ini sangat berpengaruh pd kejiwaan/mental siswa. Selain itu kami juga mendapat info bhw di SA bogor bbrp guru juga mengundurkan diri,kepala sekolah juga sdh mengundurkan diri dan bbrp guru mengajar tdk sesuai dg kompetensinya dikarenakan menggantikan guru2 yg mengundurkan diri. Kenyataan itu menimbulkan kekhawatiran, sebenarnya ada apa dg program pendidikan PSF ? Ketika terjadi dialog antara ortu angkt 2012 dg pihak sekolah juga pihak sekolah tdk bisa memberikan penjelasan yg menenangkan siswa dan ortu,kesannya justru dgantung.

    1. Dear mas Radiyo,

      FYI, Koperasi Siswa Bangsa sudah melakukan musyawarah secara internal dengan pihak siswa dan perwakilan orang tua. Dan memang prosesnya belum selesai. Semoga nanti dapat dicapai kesepakatan yang tidak merugikan keduabelah pihak ya.

      Trims,
      Fikri

      1. Asw mas fic,apakabar hari,apakabar PSF…Tgl 18 juni 2013 ini adl hari terakhir adik2 menyelesaikan thn ajaran yg lalu,namun sampai hari ini pun pihak PSF tdk menampakkan dirinya untuk menyelesaikan mslh ttg kontrak kontribusi atas pendidikan adik2 di SA. Ini sangat merugikan bagi siswa2 yg berkeputusan mengundurkan diri krn mereka juga perlu waktu untuk segera mencari sekolah yg baru. Keponakan saya bersama bbrp teman yg mengajukan pengundurandiri sampai saat ini seperti tdk ada perhatian dari pihak sekolah ttg syarat2 administrasi apa yg hrs dpenuhi utk pengunduran diri tsb. Hari ini juga ada perpisahan sebagian besar guru yg keluar dari SA, ada apa juga ini? Bagi kami yg penting sekarang adalah proses pengunduran diri tdk dpersulit,bantulah kelangsungan pendidikan siswa2 tersebut.

  9. Konsep kontribusi kembali adl konsep yg sangat bagus, dan konsep spt itu sebagian sudah diadopsi oleh hampir smua sekolah dimana alumni membantu sekolahnya dalam bentuk apapun tmsk dana.
    Namun dalam SA konsep ini berindikasi eksploitasi thd para siswanya, karena siswa dikonsepkan sbg satu2nya yg harus bertanggungjawab penuh atas eksistensi program2 SA selama 10 atau 20 tahun yad. Padahal pihak PSF menjual publikasi tsb utk mendapatkan dana dari donatur, saat siswa dinyatakan diterima ternyata belum ada jaminan bhw telah tersedia dana utk mereka full selama 3 tahun, ternyata mnrt Miss Wendi, donatur ada yg hanya berkomitmen selama 1 tahun saja, lantas bgmn dg 2 th berikutnya ternyata msh sambil dicari dananya. Hal inilah yg membuat konsep ini mjd beraroma eksploitasi, krn siswa spt mjd sebuah komoditas yg ditawarkan kesana kemari utk mdpt dana donatur namun selanjutnya mrk sendiri yg harus mengembalikan dana itu full ke sekolah sebesar persis yg dianggap mereka habiskan selama 3 tahun sekolah.
    Semestinya sblm menyelenggarakan proses belajar mengajar tsb pihak pemrakarsa sudah menyediakan dana penuh minimal sbg modal awal, bisnis murni maupun bisnis sosial smua sama2 membutuhkan modal awal, dan itu tanggungjawab pemrakarsa. Kmdn kontribusi siswa berupa otak, semangat dan smua bentuk intangible asset yg dibawa para siswa itu dari rumahnya sendiri akan dihargai berapa rupiah oleh pihak pemrakarsa, para siswa itu bukan org2 yg dipungut di jalanan begitu saja oleh sekolah, tetapi mereka mengikuti seleksi sangat ketat, itu artinya kontribusi juga bahkan itulah modal utama yg dimiliki oleh sekolah maupun PSF yg tidak tergantikan nilainya dg rupiah, tetapi itu justru tidak dihargai sama sekali, seolah siswa2 itu kotak kosong yg mrk pungut di jalan, siswa2 itu bukan kotak kosong tetapi mutiara2 yg sudah setengah digosok oleh ortunya lingknya dirinya sendiri dan juga rahmat dari Allah SWT, berapa rupiah pihak sekolah dan PSF menghargai kontribusi berupa intangible asset tsb???????????????? Tidak ada sama sekali, tidak dihargai sama sekali asset2 tak nampak tsb. Itulah aroma eksploitasi yg tercium dari program bantuan pendidikan ini.

    1. Wali Murid SA SMAN 10 Keluhkan Pungutan Rp 150 Juta
      Selasa, 18 Juni 2013 19:53 WIB | Dibaca: 786 | Editor: Adi Agus Santoso | Reporter : Irwan Syairwan
      BERITA TERKAIT
      Beasiswa Sampoerna Foundation Masih Berlaku
      SBMPTN Kota Malang Lancar Jaya
      Sewa Stan Bakso di Pasar Rakyat Rp 5 Juta
      Uang Pungutan Pengembang Menjadi Tanda Tanya
      Hari Pertama SBMPTN Tanpa Joki
      SURYA Online, MALANG – Beasiswa Poetra Sampoerna Foundation (PSF) di sekolah Sampoerna Academy (SA) SMAN 10 Malang ternyata tidak sepenuhnya gratis.

      Hal itu diungkapkan dua wali murid SA SMAN 10, T dan Ra, saat mengunjungi Surya online, Jumat (7/6/2013) lalu. Menurut keduanya, Mereka mengatakan setelah upacara kelulusan putri mereka, A dan R, di Graha Cakrawala 31 Mei lalu, seluruh siswa disodori draf kontrak oleh manajemen PSF, Koperasi Siswa Bangsa (KSB), yang isinya harus membayar biaya pendidikan di SA SMAN 10 selama tiga tahun sebesar Rp 150 juta.

      “Kami seperti ditipu, karena awal mendaftar bilangnya beasiswa penuh. Tahu-tahu setelah lulus diharuskan membayar, uang dari mana Rp 150 juta itu?,” kata T.

      T menuturkan, cara KSB yang memberikan draf kontrak itupun agak mencurigakan. Sebab draft hanya diberikan ke siswa, kemudian meminta orang tuanya ikut menandatangani. “Modusnya seperti menjebak,” sambung T yang diamini Ra.

      Kontan saja, hal itu menyulut keresahan wali murid dan meminta hearing pihak KSB usai acara wisuda di SA SMAN 10. Ra membeberkan, pada pertemuan tersebut pihak KSB tidak bisa memberikan jawaban langsung ketika ditanya dasar kontrak itu.

      Lebih lanjut, ungkap Ra, pihak KSB mengakui salah tidak memberikan draf kontrak itu diawal penerimaan. “Mereka mengatakan kami harus menandatangani kontrak itu. Tapi seluruh wali murid menolak,” tandas Ra, yang mengaku memiliki rekaman video pertemuan KSB dan wali murid.

      Baik T dan Ra, serta wali murid yang lain tidak akan pernah menandatangani kontrak apapun lagi, karena mereka mengacu kepada pernyataan PSF yang mengatakan biaya sekolah di SA itu gratis. “Yang kami tahu, kalau anak-anak ingin melanjutkan kuliah di luar negeri dengan sponsor PSF, baru nantinya memberi mengembalikan loan (pinjaman) itu. Tapi itupun setelah anak-anak bekerja, jadi bukan saat lulus sekolah,” jelas T dan Ra.

      Saat dimintai keterangan, Selasa (18/6/2013), pihak SMAN 10 melalui Waka Kurikulum SMAN 10, Novika Fajarini, mengakui adanya permasalahan ini. Kontrak ini, lanjutnya, diberikan ke siswa terlebih dahulu untuk dimintai persetujuan wali murid. Hanya saja, ungkap Novika, pihak sekolah sama sekali tidak tahu jika KSB akan menyodorkan kontrak itu ke wali murid.
      “Kontrak diberikan saat pertemuan. Kami sama sekali tidak ditembusi pihak KSB, jadi tidak tahu isi kontraknya, sampai wali murid mengeluh,” imbuh Novika.

      Novika melanjutkan, karena tidak ditembusi, pihak sekolah berada di luar kesepakatan antara KSB dan wali murid. Menurut Novika, seharusnya kesepakatan itu tetap mengacu pada awal penerimaan siswa di mana anak-anak SA SMAN 10 yang berasal dari kalangan ekonomi lemah namun pintar ini gratis dan tidak ditarik biaya apapun.

      “Statusnya kontrak ini belum berlaku, karena wali murid tidak setuju. Kabar terakhir yang saya tahu, pihak KSB akan memanggil kembali wali murid untuk membicarakan hal ini,” ujarnya.

      Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang, Djupri, mengaku kaget ketika dimintai konfirmasi tentang kontrak pembayaran Rp 150 juta bagi siswa SA SMAN 10 Malang.

      Djupri menegaskan anggaran APBD Kota Malang pun mengucur ke SA SMAN 10 Malang untuk membiayai siswa tidak mampu namun pintar dimana siswa tersebut gratis sekolah. “Yang benar? Itu sangat tidak rasional. Ini sangat berat (permasalahannya),” ujarnya.

      Djupri mengatakan, akan meminta klarifikasi wali murid, sekolah dan PSF. “Yang jelas Dindik dan pemkot sama sekali tidak meminta biaya itu. Kami akan klarifikasi dan mencari tahu, siapa yang menyodorkan kontrak itu segera,” tutupnya.
      – See more at: http://surabaya.tribunnews.com/2013/06/18/wali-murid-sa-sman-10-keluhkanpungutan-rp-150-juta#sthash.wSZvmOMp.dpuf

  10. iya nich jadi dilema dgn istilah beasiswa gratis dan dana pinjaman….logikanya klo pinjaman ya harus kembali…klo gratis terkembali ke pribadi masing2…bila punya hati nurani…dan berhasil pasti tak lupa kacang akan kulitnya…..

  11. jadi binunnnnnn…….cari sekolah yg bagus..baik…tanpa intimidasi dlll….belum2 dengan istilah dana pinjaman…..iya sech…pinjam..la wong ngumpilin sepeser demi sepeser angel…la piye ngewalekno 150jt….jt bro…hikshiks….

    1. @honey: jangan sedih.. justru di situlah tantangannya. Pinjaman 150 juta itu gampang banget dikembalikan begitu kamu sudah bekerja. Lebih lanjut, uang tsb juga akan digunakan utk membiayai siswa2 selanjutnya. Ini sbg bentuk kepedulian kita. Sebagai calon pemimpin masa depan, kamu jangan khawatir karena PSF juga akan mengupayakan penempatan kerja dan pengembangan karir siswa-siswanya. 🙂

  12. ora salah nek rumah sakit kae g gelem nerimo orang miskin yg sakit, ora salah nek wong saiki orientasine hanya duittttttt tok uripe. lah wong gae sekolah sma wae butuh 150 jt e…

  13. Mas Fikcry,
    Jangan persoalkanan masih ada atau tidak ada perusahaan yang mau memberikan perhatian pada pendidikan. Kalau diungkap, PSF pasti kalah. Tak satupun lembaga pendidikan di Indonesia ini yang menghasilkan juara-juara olimpiade yang melakukan jebakan seperti itu. Sebut saja PENABUR, SUTOMO MEDAN, PASIAD, dll tak ada yang melakukan jebakan: setelah anak didik di dalam baru dilakukan sosialisasi. Tidak sama sekali!

  14. Apakah Anda membutuhkan pinjaman? apakah Anda membutuhkan bantuan finncial untuk memulai bisnis Anda dan juga untuk membayar utang sidik, Kami menawarkan pinjaman kepada semua orang, baik atau buruk kredit di sebuah sangat murah dan awal time.we menawarkan pinjaman dijamin untuk individu, perusahaan dan bekerjasama istilah bodie.Loan dan determinan, Kami menawarkan semua jenis Kredit geniue. Hubungi kami hari ini melalui: creditunion3@gmail.com

  15. Apakah Anda membutuhkan bantuan keuangan? Apakah Anda membutuhkan pinjaman dari jenis apa pun??? Apakah Anda membutuhkan pinjaman untuk bisnis atau untuk membayar hutang Anda??? Apapun masalah pinjaman Anda mungkin, kami di sini untuk membantu karena kami menawarkan pinjaman kepada individu dan perusahaan pada tingkat bunga rendah dan terjangkau. Hubungi kami hari ini di johndennis10@blumail.org untuk mendapatkan pinjaman Anda hari ini.

    John Dennis

  16. mas fikcry..
    saya mau tanya.. untuk bisa meminjam dana pendidikan harus masuk sekolah sini ya.. untuk diluar jawa apa bisa mas..
    terima kasih

  17. pagi, saya sedang mencari2 bantuan pinjaman lunak untuk anak saya melanjutkan ke jenjang kuliah, saat ini anak saya kelas 3 ipa. bagaimana cara untuk mengajukan bantuan pinjamannya? mohon info, terimakasih.

  18. Apakah Anda membutuhkan pinjaman? Apakah Anda seorang pebisnis atau wanita dan Anda akan perlu untuk meningkatkan penyaluran kredit untuk usaha? Membutuhkan modal untuk memulai usaha? Apapun pinjaman pribadi Anda mungkin selamanya, di sini datang membantu Anda, karena kami menawarkan pinjaman kepada individu dan perusahaan pada tingkat bunga rendah dan harga yang terjangkau.
    Hubungi kami hari ini di (carrenbenfirm@outlook.com) untuk pinjaman hari ini.

  19. Kia Slim sini untuk menginformasikan kepada publik yang membutuhkan pinjaman untuk memulai bisnis, tujuan rumah tangga, melunasi hutang buruk atau melunasi hutang Anda, membangun rumah atau untuk proyek pembangunan lainnya yang bersifat strategis. Kami memberikan pinjaman dengan suku bunga rendah 3%. Jika Anda membutuhkan pinjaman untuk semua ini tujuan lain atau untuk tujuan lain silakan hubungi email kami sekarang: kia_credit@blumail.org

  20. Halo

    Nama saya adalah Mr Barry Andrews, Saya seorang pemberi pinjaman terdaftar dan legit saya memberikan pinjaman sebesar 3%, saya pemberi pinjaman yang selalu menjaga dia karena saya memberikan pinjaman dari segala jenis.

    Apa jenis pinjaman yang Anda butuhkan, hanya menyebut mereka, kami akan selalu siap untuk memberikan kepada Anda.

    Apakah Anda membutuhkan pinjaman untuk investasi bisnis baru Anda? atau Anda membutuhkan pinjaman pribadi untuk mengurus keluarga atau diri Anda sendiri? apa jenis pinjaman yang Anda butuhkan? menyebutkan mereka melalui e-mail, dan kredit Anda akan ramah disediakan ke depan pintu Anda segera setelah Anda inginkan.

    Jadi, jika Anda benar-benar tertarik pinjaman, hubungi saya melalui alamat email saya di berryandrews@outlook.com.

    Dapatkan kembali ke saya jika Anda benar-benar membutuhkan pinjaman ini.

    sungguh-sungguh

    Mr Berry Andrews.

  21. Dear Sir / Madam
    PINJAMAN SECEPAT MUNGKIN dalam waktu 2days. Micro keuangan Dana Plc
    Komersial dan Personal, Rumah Kredit sebesar 2% bunga rate.Interested Orang
    harus
    hubungi Loan Officer melalui e-mail dengan informasi berikut:
    NAMA PERTAMA: ….. NAMA TERAKHIR: …… NEGARA: ……. Telepon
    Nomor: ….. PEKERJAAN: …… AGE: …………. PINJAMAN JUMLAH DIPERLUKAN: …… PINJAMAN
    DURASI: ……
    Petugas Nama: Penawaran Kredit Investasi
    Email: frankwoodloan@gmail.com

    Salam,

    Mr Frank

  22. XMAS LOAN! XMAS LOAN !! XMAS LOAN !!! Are you worried about where to get the money to celebrate this XMAS worry no more, Do you need a loan for any purpose? Are you in financial troubled? Do you need financial solution? housing finance is the solution to all your financial problems, our loans is easy, cheap and fast. Contact us today for that loan you want, we can offer any loan to suit your budget is only at 2% interest rate. If interested, please contact us immediately. Are you in debt? Have you ever been refused a loan from the bank? Or do you need a loan to pay bills? worry no more, Your help comes now, the service is unlimited loan. This loan company offers all kinds of loan to people, firms and corporate bodies who need a loan with a low interest rate of 2% contact us via email: ohannaisraelloanfirm@gmail.com. Thank you .

  23. Halo,
    Hal ini untuk memberitahukan kepada masyarakat umum bahwa Mrs Debby Johnson, pemberi pinjaman pinjaman swasta memiliki membuka peluang keuangan untuk semua orang yang membutuhkan bantuan keuangan. Kami memberikan pinjaman dengan bunga 2% untuk individu, perusahaan dan perusahaan di bawah syarat dan kondisi yang jelas dan mudah dipahami. hubungi kami hari ini melalui e-mail di: (debbyjohnson62@gmail.com)

  24. Hi, ini sangat menarik ya. Pinjaman Pendidikan sepertinya akan selalu menjadi topik yang kontroversial – mulai dari masalah (i) resiko yang terlalu tinggi (peminjam belum bekerja), (ii) tenor yang lama (lulus baru bayar), dan (iii) tidak adanya jaminan.

    Kita di danadidik.com mencoba mengatasi masalah tersebut. Ada input/komen? hubungi kami

  25. Halo, Saya cunson hamilton Katheren, saat ini tinggal di Texas, Amerika Serikat. Saya seprated kali ini dengan tiga anak-anak dan aku terjebak dalam situasi keuangan Mei 2015 dan saya perlu untuk membiayai dan membayar tagihan saya. Saya mencoba untuk mendapatkan pinjaman dari berbagai perusahaan pinjaman pribadi dan perusahaan tetapi tidak pernah dengan sukses, dan sebagian besar bank menolak kredit saya. Demi Allah yang, saya diperkenalkan dengan seorang pria Allah pemberi pinjaman kredit swasta yang memberi saya 50,000USD pinjaman dan hari ini pemilik bisnis dan anak-anak saya lakukan baik pada titik ini, jika Anda harus menghubungi masing-masing perusahaan dengan mengacu mengamankan pinjaman tanpa jaminan, tidak ada pemeriksaan kredit, tidak ada co penandatangan dengan tingkat bunga hanya 1,5% dan lebih baik rencana pembayaran dan jadwal, silahkan hubungi pinjaman Mr Dangote Perusahaan (dangotegrouploandepartment@gmail.com). Dia tidak tahu bahwa aku melakukan ini tetapi saya sangat senang sekarang dan saya memutuskan untuk membiarkan orang tahu lebih banyak tentang dia dan Tuhan memberkati alsoi ingin lebih. Anda dapat menghubungi dia melalui email-nya.
    dangotegrouploandepartment@gmail.com
    (682) 233-0439

  26. BAWAH ADALAH KEBUTUHAN UNTUK MENDAPATKAN PINJAMAN

    .Anda Harus lebih 18years usia.
    .you membutuhkan alamat email yang saat ini digunakan

    Pada Sterling Keuangan Company®, cepat, mudah aplikasi pinjaman online berarti satu hal: kesempatan untuk membantu lebih banyak keluarga, senior, sakit, atau terluka. kesulitan keuangan adalah mudah salah satu tantangan terbesar dari waktu kita dan kami dalam bisnis menemukan solusi. Itulah tujuan Sterling Keuangan Company®: Untuk membangun sebuah komunitas di mana orang-orang seperti Anda dapat menemukan bantuan keuangan di saat mereka membutuhkan.
    Catatan kami menawarkan pinjaman pada tingkat 3% dan kami memberikan minimum dan maksimum pinjaman sebesar $5,000 USD, $1,000,000 USD. Tertarik pelamar harus mengisi aplikasi dan kembali untuk prosedur lebih lanjut dan untuk informasi lebih lanjut. Begitu pemohon memenuhi persyaratan, pinjaman dan rencana pembayaran akan dikirimkan kepada Anda dan semua kontak information.please lainnya: sterlingfinancecompanyaid@gmail.com

  27. Kami telah mendapatkan detail bank Anda departemen akuntansi kami akan meneruskannya ke bank sekarang. Pinjaman Anda dapat dikirim ke bank Anda hari ini jika Anda dapat membayar biaya pendaftaran pinjaman Anda hari ini dan itu hanya fee yang Anda bayar di perusahaan ini, perusahaan kami telah menyelesaikan Semua pihak lain terlibat dalam transaksi ini

Komen dong kakak...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s