Posted in Ads, Diary, Teknologi, Travel

GrabHitch! Cara Sosial Mengurai Macetnya Ibukota

BALIK dari Amsterdam sekira 1,5 tahun yang lalu, saya melihat begitu banyak perubahan di ibukota Jakarta. Sudirman tak lagi sama, volume kendaraan menggila tiada tara, ruas jalan meluas menyempit tak beraturan, hingga kemacetan jalan yang sudah tak bisa dikira kira mereda kapan. Ya, dua tahun adalah waktu yang cukup untuk mengubah sebuah wajah ibukota. Kemacetan dua tahun lalu yang saya rasakan bukannya semakin membaik namun justru semakin gak jelas juntrungannya. Namun satu yang pasti, sebagai bagian dari warga Jakarta (insert nomor KTP here), kondisi macet yang makin merajalela ini adalah harga dari apa yang kita bayar untuk Jakarta yang jauh lebih baik hingga dua tahun ke depan. Kelak Jakarta dengan MRT dan LRT-nya akan mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya di Asia Tenggara.

 

Continue reading “GrabHitch! Cara Sosial Mengurai Macetnya Ibukota”

Advertisements
Posted in Ads, Diary, Umum

Bekerja dan Berproses

Muhammad Solihin Fikri_03_Kelas Inspirasi

SERINGKALI beberapa orang menganggap keadaan saya saat ini begitu menyenangkan. Sebagian dari mereka kerap mengira apa yang saya rasakan saat ini sudah berada pada level ideal. Mempunyai pekerjaan yang selaras dengan hobi dan minat, beraktivitas luar kantor yang cukup menarik serta memiliki waktu yang cukup fleksibel untuk liburan dan jalan-jalan. Ah padahal…. *suasana mendadak hitam putih*

Lulus di awal tahun 2009 dengan nilai akademis yang cukup baik serta dibekali dengan pengalaman organisasi yang mumpuni ternyata tidak menjadi awal yang indah bagi saya. Butuh 6 bulan menghabiskan tabungan pribadi untuk menyambung hidup dengan status pengangguran. Well, nilai akademik saya tidak cukup berhasil meyakinkan perusahaan-perusahaan besar itu meskipun sebelum lulus kuliah saya sempat kerja full-time di DetikCom Jogja.

Coba baca postingan saya di sini. Baca dan rasakan getir pahitnya ditolak sana-sini. Tidak diinginkan, tidak dipedulikan dan merasa tidak diakui pencapaiannya. Pernah merasakannya? Continue reading “Bekerja dan Berproses”

Posted in America, Diary, Travel

I’m going to America…

421891_10151686222048399_13237390_nddRASA itu masih ada hingga kini. Kala pertama dihubungi oleh Kedutaan Besar Amerika di awal April lalu…

Embassy: “Hallo, Fikri? Bisa ditelpon sebentar?”

Saya: “Iya mbak, bisa. Gimana gimana?”

Embassy: “Iya jadi kita masukan kamu ke dalam shortlist program IVLP ya. Berangkatnya mungkin sekitar bulan September / November lah.”

Saya: “Eh serius??”

Embassy: “Iya belum pasti sih. Nanti kita proses dulu. Berdoa saja yang terbaik”

Lalu percakapan dilanjutkan dengan pengisian data lalala yeyeye lalala yeyeye…

Satu bulan kemudian tepatnya di akhir Mei………………. Continue reading “I’m going to America…”

Posted in Diary, Press

Pinjaman Dana Pendidikan Sampoerna Academy

SADUA minggu belakangan tulisan berjudul “Jebakan Bantuan Pendidikan Sampoerna Academy” yang dimuat di artikel Kompasiana kerap mewarnai timeline twitter saya. Mengetahui saya bekerja di lembaga yang mengelola sekolah berstandar internasional setingkat SMA itu, serta-merta teman-teman saya memenuhi tab mention di linimasa. Alih-alih kecewa, saya justru bahagia mengingat banyaknya teman yang merespon (dengan berbagai intonasi). Setidaknya ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kualitas pendidikan bangsa, bukan?

Menanggapi isu ini, Putera Sampoerna Foundation (PSF) justru mencoba menyelesaikan masalah ini secara pribadi langsung ke penulis yang bersangkutan. Namun gayung pun tak bersambut. Penulis artikel tersebut tidak merespon private message yang dilayangkan PSF ke inbox akun Kompasiana miliknya. Terlepas dari terminologi “jebakan” yang dimaksud, saya sebagai bagian dari institusi besar ini sedikit ingin mengupas tentang filosofi skema program bantuan pendidikan Sampoerna Academy.

Continue reading “Pinjaman Dana Pendidikan Sampoerna Academy”

Posted in Ads, Diary, Event, Press, Resensi, Umum

Mandiri Karnaval di Teriknya Jakarta

MINGGU lalu merupakan pekan yang cukup hectic di Jakarta. Berbagai acara berderet di daftar agenda. Pameran lah, konser musiklah, undangan gathering ini itu lah… Lariiiiiiiiiiiis manis! Termasuk acara Mandiri Karnaval yang diadakan di parkir timur Senayan. Yang bikin semangat ke acara perayaan ultah Bank Mandiri ke-14 ini sebetulnya selain acaranya yang menarik, juga karena berniat kopdar dengan teman-teman blogger Kopdar Jakarta  tercinta =D

Tepat pukul 11.30 siang saya pun tiba di lokasi. Kebayang dong teriknya ibu kota di jam segitu. Apalagi parkir timur senayan terbuka dengan luasnya… puanase puoool! Namun demikian teriknya Minggu siang tidak mengurunkan niat saya ke sana. Terlebih buktinya, ratusan orang menyemut di pelataran parkir di salah satu stadion terbesar itu. Continue reading “Mandiri Karnaval di Teriknya Jakarta”

Posted in Diary, Resensi, Teknologi, Umum

Gadget Baru Samsung Itu

PERTAMA kali mengenal Samsung adalah dulu ketika masih berkuliah di Jogja, bersama Samsung SGH 800 yang konon merupakan produk-produk awal ketika Samsung muncul di industri cellphone tanah air. Lalu selang sekian tahun, pengalaman bermain main dengan gadget dari negeri Ginseng ini beralih ke Samsung Galaxy Tab 10″ tipe P7500 yang saya beli akhir tahun lalu. Selang beberapa bulan dari situ, peruntungan saya kembali datang dengan memenangi kontes salah satu es krim dengan Galaxy Tab 2 7 inches sebagai hadiahnya. Jadi ya dalam kurun waktu yang berdekatan, Galaxy Tab saya sudah dua jumlahnyaaaaa….. #horangkayah

Namun jangan sedih, koleksi Samsung saya gak hanya sampai di situ sodara sodara. Begitu menghadiri acara blogger gathering yang diadakan oleh salah satu provider terkemuka, Samsung Galaxy Y yang menjadi salah satu doorprizenya pun hadir di genggaman saya. Laluuuuu.. selang dua minggu yang lalu, berkat postingan #AndroidNation saya yang ini membuat saya harus pasrah menjadi jawara dengan (again) Samsung Galaxy Tab 2 yang baru! #monggo #silahkan #hitung #sendiri Continue reading “Gadget Baru Samsung Itu”

Posted in Diary, Event, Komunikasi, Press, Resensi, Teknologi

AndroidNation: Pengalaman Total bagi Penikmat Hidangan Penutup

ImagePEKENALAN saya dengan teknologi robot hijau Andorid, bisa dibilang adalah buah dari “kemerasa-minderan” saya atas beberapa kemajuan teknologi komunikasi yang marak beberapa tahun belakangan ini. Revolusi teknologi komunikasi mobile yang semakin maju seperti Java, Symbian, iOS, Blackberry hingga Android, adalah hal yang tidak dapat dihindari. Sebagai blogger, tentu ada hal yang harus saya kejar seiring perkembangan tersebut. Nah salah satunya adalah ikut tercebur dan menggunakan mobile berbasis Android sejak 2 tahun yang lalu. Maka HTC Hero adalah ponsel android pertama yang saya nikahi.

Selain memiliki kemampuan untuk dioprek oleh siapapun, teknologi Android ini memiliki basis komunitas yang luar biasa. Sifatnya yang open source tentu memberikan kesempatan kepada semua orang untuk berkontribusi dalam mengembangkan berbagai aplikasi. Setelah bergabung di komunitas ID Android, bersama rekan-rekan saya di Jogja (dulu), kami kemudian membangun komunitas Jogjadroid! Selain dapat berdiskusi melalui mailing list, aktivitas semacam kopdar mingguan dan bulanan pun kerap dilakukan. Continue reading “AndroidNation: Pengalaman Total bagi Penikmat Hidangan Penutup”