Posted in Diary, Press

Untukmu Guruku

BAK-XL_Untukmu-Guru-_Banner_795x443-px(Mei-Juli)DULU saya ingat benar bagaimana saat mengadakan survey ke salahsatu desa di Cisarua, Purwakarta Jawa Barat. Bersama dua relawan Gerakan Indonesia Berkibar, kami  lainnya, kami menempuh waktu kurang lebih dua jam dari Jakarta. Kunjungan ini adalah bentuk survey yang kami lakukan untuk menjawab laporan dari salahseorang simpatisan Gerakan Indonesia Berkibar tentang kondisi sebuah sekolah yang memperihatinkan.

Singkat cerita, perjalanan memakan kurang lebih 2 jam. Sekira pukul 13.00 WIB kami menuju SDN 03 Cisarua. Setelah menggunakan mobil selama 15 menit melalui jalan yang cukup ekstrim kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu boat hingga akhirnya tiba di SDN 03 Cisarua. Yang membuat saya terenyuh adalah fakta bahwa terdapat 3 guru yang dengan setia mengabdi mengajar anak-anak dengan kondisi seadanya. Pak Hendra, Ibu Ema dan Ibu Winie adalah guru-guru yang terus setia mengajar meskipun gajinya kurang dari Rp 200,000 sebulan.  Continue reading “Untukmu Guruku”

Advertisements
Posted in Diary, Netherland

Amsterdam Canal Cruise

SO yeah, nothing much I could tell about what I’ve been doing in the last 4 months in Amsterdam. Just study, a bit traveled in France and Italy in between, and just like others: chilling out. The last part is the most important one. That is really dutch: chilling out, biking everyday, having fun on the boat, barbecuing in the park, etc. What a life!

Last weekend we had a 2-hour canal cruise in Prinsengracht (Prince’s Canal). The weather was okay, not great but just okay and a lil bit windy. Here’s the video that I made few hours ago. Enjoy!

 

Posted in Diary, Press, Umum

Lagi, Artikel tentang Sampoerna

Screen Shot 2014-05-21 at 12.39.54 PMSORE itu notif Facebook yang masuk begitu kencang. Perkara pinjaman pendidikan Sampoerna yang tahun lalu sempat saya posting di sini ternyata kembali berulang. Namun kali ini sedikit berbeda, jika tahun lalu isu yang marak menyoal Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), artikel yang menyebar di online forum Kaskus kali ini mencoba menguliti USBI (Universitas Siswa Bangsa Internasional) yang baru diresmikan oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF) tengah tahun lalu.

Hal ini menarik mengingat tulisan yang mulanya dimuat di kompasiana tersebut memiliki kemiripan dengan artikel tentang ASBI tahun lalu, tentunya dengan identitas yang berbeda. Parahnya, sebagian komentar yang lalu lalang di hot thread tersebut sangat destruktif. Terlebih beberapa komentar bernada negatif yang muncul tidak diimbangi dengan logika berpikir yang sehat. Continue reading “Lagi, Artikel tentang Sampoerna”

Posted in Diary

Karena Masa Depan adalah Hari Ini

Screen Shot 2014-04-12 at 7.15.11 AM

TIDAK pernah terlintas di benak saya bahwa kelak hari ini saya berada di negeri orang. Negeri yang konon pernah membersamai nusantara beratus-ratus tahun lamanya: Belanda. Kali ini bukan untuk berlibur atau bekerja, melainkan sekolah.

Seperti yang pernah saya bagi di postingan sebelumnya, keajaiban tidak datang begitu saja. It takes times. A lot of time. We need to put a lot of efforts to make anything we want, happen. Untuk kasus saya, kuliah master di Belanda. Continue reading “Karena Masa Depan adalah Hari Ini”

Posted in Diary, Komunikasi, Netherland, Travel

Yes, I’m in Holland!

552654_10152164400368399_274824161_nTHE terrible winter was welcoming me when I arrived at Schipol Airport, Amsterdam, last Sunday. It took about 18-hour flight from Jakarta to Amsterdam. A little bit drama occurred shortly before our aircraft take off due to hard rain in Jakarta. And off course, it caused an hour delay in Cengkareng and we were like zombie in the aircraft while waiting for the best time to fly. Continue reading “Yes, I’m in Holland!”

Posted in Diary, Indonesia, Travel

Waisak dan Keharmonisan Negeri

?????????????

SAYA ingin membincang tentang sebuah Maha Karya yang saya yakin teman-teman di sini sepakati. Sebuah karya agung masa lalu tentang kedigdayaan negeri ini. Tentang sebuah kreasi manusia Indonesia yang berjaya pada ratusan tahun yang lalu: The Miracle of Borobudur Temple!

Namun tidak seperti kebanyakan tulisan yang menceritakan kisah Borobudur sebagai sebuah bangunan bersejarah, melainkan sedikit pengalaman pertama saya pada perhelatan akbar tahunan yang berlangsung di sana: Upacara Waisak 2010. Kala di mana saat itu saya masih bekerja untuk sebuah organisasi pendidikan dan budaya, milik salahsatu konsorsium Australia, ACICIS (Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies) yang berlokasi di Yogyakarta. Continue reading “Waisak dan Keharmonisan Negeri”