Today is the third day I’ve been celebrating Idul Fitri in Jogja. Initially, I could not believe that i could get through the day alone. Cooking by myself, watching, and whatever. Shadow of Yogyakarta on lebaran day which sounded horrible was not entirely correct. Indeed, centers are visited by many people. And I’m one of them :).
Yesterday, i went to Malioboro mall and the surrounding. Got city walking, shoping, and enjoying Jogja at night were really fun. It was not sad story if we do something alone. But i’ve been doing that since long time ago. I mean i usually do everything like watching movie, going to shop, or whatever alone. Because i don’t wanna make other feeling uncomfortable by let them waiting for me for long time just for buying one t-shirt. Hahaha… , it sounds weird but yeah, i have difficulty in choosing t-shirt or something. Even in the restaurant, if you guys offer me more than one type of food or something, it will take longer time for me to choose :p. Hahaha.. Continue reading “Fun Day”
Lebaran kali ini sangat spesial buat saya. Karena Ini adalah kali pertama berlebaran di Jogja sekaligus tanpa keluarga. Bahkan tanpa teman sekalipun. Tiga hari belakangan saya hanya menikmati surfing internet 24jam sehari: YM, blogwalking, FS, FaceBook, dan SEDIKIT ngulik-ngulik data skripsi. Dan saking sendirinya, saya add temen2 sebanyak2nya di FB ato FS..haha..gak penting banget. Just say hi then say IED Mubarak pada mereka-mereka itu. Kalo beruntung, dapat YM ID nya trus chatting yg gak penting. Hehe…
I’ve been fasting for 30 days here, in Jogja, and also for the first time since i’ve been living here in 2004. Enjoying Jogja and living in a big dormitory makes me think of something beautiful in my life. This is an exact time for contemplation and think beyond what will happen then, even at the same time i really miss my big family and friends in Palembang. And this Idul Fitri also will be my first Lebaran without my mom, sisters, and brothers. You can imagine how crowded will be in your house if u can be with 4 brothers and four sisters? It must be awesome and joyful.
Nonton primier Laskar Pelangi the Movie di Jogja bareng Sultan, Andrea Hirata, Riri Riza, Mira Lesmana, dan bahkan ketiga tokoh utama (Ikal, Lintang, Mahar) merupakan kesempatan yang jarang terjadi. Pemilihan Jogja sebagai kota pertama yg dikunjungi sang sutradara bukan tanpa alasan. Di samping masih kentalnya napas Jogja sebagai kota Pendidikan yang seirama dengan misi film ini, juga karena salah satu tokoh film – Pak Harpan- menyebut Jogja sebagai salah satu kota pendidikan yang berkarakter. Bahkan, saking menyentuhnya film ini, Sultan pun menontonnya untuk kali kedua pada hari yang sama. Dan semalam, saya pun mengikuti jejak beliau, menonton untuk yang kedua kalinya. :p
Hari ini, 15 September, adalah hari pertamaku di Bangkok, Thailand di dua tahun yang lalu tahun 2006. Kesempatan itu merupakan pengalaman yang tak begitu mudah untuk dilupakan. Pertama, ini adalah kali pertama saya naik pesawat terbang (hehehe),